IBU
Seperti mentari pagi yang menyinari dunia
Seperti bintang yang bersinar di malam yang gelap
Pelukannya mengalahkan hangatnya mentari pagi
Senyumnya mengalahkan indahnya rembulan
Begitu indahnya senyumannya di aluni lembutnya tutur katanya
Tak ku sangka lembutnya tutur kata itu tak
terdengar lagi,
hangatnya pelukan itu tak terasa lagi,
senyuman indah itu mulai memudar dari pikiranku.
Ibu kehilanganmu menjadi awal hancurnya duniaku
Kini hanya menyisakan rindu yang tak terbendung
Ibu Siapa lagi yang akan menenangkan jiwa yang banyak menyimpan luka ini
kemana aku harus pulang,
Aku rindu dekapan hangatmu ibu,’
aku ingin mendengar suara lembutmu
memanggil namaku di pagi nan ceria.
Senyumanmu seperti bintang yang menghiasi langit malam
Suara tawamu begitu indah seperti kidung yang menyentuh hati
Setiap kali mengingat senyummu
selalu menguatkanku dikala lara menghampiri ku
Kasihmu mengalahkan segalanya
Ibu adalah sosok perempuan yang telah menjadi tempat ternyaman untukku pulang
Menjadi pundak yang begitu kokoh untuk ku bersandar.
Ibu terimakasih telah menjadi bintang di hidupku selama hidupmu