Sebelumnya…..
“boleh aku beri saran? Berdoalah pada angin bukan tuhanmu karan, karena jika ada angin maka kau akan habis” ucap Alex memegang korek itu didepan wajahnya. Namun terdengar suara tembakan Alex menoleh ke belakang dan melihat orang berlarian karena ada polisi yang datang, dia berdiri lalu mematikan api dengan tangannya akan tetapi ketika karan berfikir dia telah selamat maka dia salah besar.
Alex berdiri tetapi dia tidak lupa menyeret karan bersamanya dan pergi ke tengah dimana api unggun berada dan berkobar sangat besar, dia mengabaikan permohonan yang terus menerus dari karan.
“tidak kumohon lepaskan aku” ucapnya memohon dan ketika melihat seringai yang muncul di wajah Alex dia tahu tidak seharusnya mengatakannya dia menyesalinya.
“baiklah aku akan melepaskanmu” ucap Alex dengan santai dan mendorong nya kedalam api dan api itu melahapnya hidup-hidup namun Sebelum Alex pergi dari sana dia berhadapan dengan polisi yang menghadangnya, dia bisa saja pergi dengan mudah tapi dia tidak melakukannya dia membiarkan dirinya ditangkap.
Diruang interogasi…
Disebuah ruangan dengan lampu yang remang-remang terdapat Alex yang sedang tergantung terbalik dan disiksa untuk mendapatkan informasi.
“siapa yang menyuruh mu!!”tanya petugas A mencambuknya namun Alex tetap bungkam
“apakah kau suruhan Caesar” tanya petugas B namun sekali lagi Alex tetap bungkam meski disiksa bagaimanapun. Kemudian seorang pria memasuki ruangan di bajunya terdapat nama Adit dia masuk dan duduk dikursi dekat Alex dia mencengkeram lehernya dan mengatakan
“aku kehilangan tiga anak buahku, dikarenakan bosmu Caesar, kau tahu polisi hanya menjalankan tugasnya ”ucapnya dengan tajam namun Alex hanya menatapnya tanpa mengatakan apapun jadi dia melanjutkan kalimatnya.
“aku akan memberi kesempatan Alex, jadilah anjing peliharaanku dan bawalah aku ke Caesar dan aku akan membebaskan mu dari penjara ini” ucapnya namun sekali lagi yang ia dapat hanya keheningan dari Alex dan sebelum dia melanjutkan perkataannya anak buahnya datang dan mengatakan pengacaranya tiba dengan alibi yang kuat karena pihak keluarga korban memutuskan tidak memenjarakannya.
Alex kemudian dibebaskan dan sekarang dia sedang duduk menunggu temannya menjemputnya dan juga pengacara yang disewa Caesar untuk membebaskannya, ketika sedang menunggu dia mendengar keributan lalu dia menengok dan melihat seorang gadis yang sepertinya sedang terlibat adu mulut dengan salah satu polisi
“ayolah pak, aku tidak sengaja” ucapnya dengan nada memohon itu membuat Alex menaikan satu alisnya sedikit tertarik dengan pembicaraan nya, dia memperhatikan Aisha memiliki kulit yang putih, mata berwarna cokelat tua terang, Tinggi badan yang kecil dibanding dirinya, sedikit berisi namun tidak begitu berisi hanya saja itu pas, Rambut berwarna cokelat yang bergelombang, rahang yang lembut dan bulat, juga alis yang sedikit tebal.
“tidak sengaja? Aisha kamu sudah membuat beberapa pelanggaran nak” ucap petugas itu menghela nafas lelah
“ya, ya aku tahu tapi memangnya itu salah ku jika alih-alih masalah malah pelanggaran yang mengejarku” ucapnya dengan nada pura-pura sedih, Alex hanya menatap heran padanya lalu memutuskan mengabaikan nya namun ternyata dia menarik perhatian Aisha. Aisha bisa melihat dari matanya bahwa ada sesuatu dibalik mata nya dengan jiwanya benar-benar kosong dan ada sesuatu yang menariknya jadi dia memutuskan untuk mendekatinya saat itu juga teman Alex datang dan Alex pun berjalan ke mobil jeep nya yang dikendarai oleh temannya.
“hei-hei tunggu!!”ucap Aisha yang mendekatinya dengan motornya vespanya dan berjalan bersama Alex bedanya dia menaiki motornya sedangkan Alex hanya jalan.
“Hei!!mau dengar satu lelucon tidak?” Ucapnya dengan nada ceria yang tidak ditanggapi Alex yang terus berwajah datar dan mengabaikannya.
“baiklah ini dia-aahh hei tunggu! “ucap Aisha saat Alex mempercepat langkahnya dan menaiki mobil jeepnya kemudian pergi begitu saja meninggalkan Aisha tapi tanpa ia tahu Aisha memotret dirinya menggunakan kameranya dan membuka diarynya lalu mencatat sesuatu disana.
Hayolohhhhh apa yaaa yg dicatet sama Aisha terus lelucon apatuh yang mau dikeluarin tapi ngga jadi ya?? Fyi: Aisha punya selera humor bapak-bapak gess aslinya jadi ngga usah diharepin jokesnya lucu Xixixixix… oke byee see u next chapter….