Aku lelah

Pingsan

 

Ana terlambat datang ke sekolah dan pintu gerbang pun sudah di tutup

 

“Pak buka pintu gerbangnya dong pak”

 

“Maaf neng saya gak bisa bukain ,saya takut di marahin”

 

“Yaah pak ana mohon buka ya”

 

“Gak bisa neng”

 

“Ana hanya tertunduk lesu”

 

Tak lama kemudian datang satu motor

 

Tinnn

 

Tinnn

 

Satpam pun membukakan pintu gerbang karena yang datang adalah anak pemilik sekolah Melihat itu ana hanya meenggerutu

 

“Bapak mah pilih kasih,tadi pas ana minta buka ggak di bukain tapi pas dia datang bapak langsung bukain”

 

“Oh itu,karena dia anak pemilik sekolah ini neng,yaudah kamu juga masuk tapi harus keruang bk dulu”

 

“”Baik pak”

 

Ana hanya bisa menghela nafas pasrah,ya mau gimana lagi yang penting dia bisa masuk ke sekolah biarlah dia dihukum

 

****

 

Alvarez tidak masuk kedalam kelas dia malah berdiri tak jauh dari ana dia memperhatikan gadis itu yang tengah menjalani hukumannya Ana di beri hukuman berdiri hormat ke bendera sampai jam istirahat pertama

Karena cuaca yang cukup terik Membuat kepala nya pusing tapi dia menahannya

 

Lama kelamaan ana semakin pusing Dia merasa ada sesuatu yang mengalir dari hidungnya

 

Brukk

 

Melihat ana pingsan alvarez segera menghampiri nya

 

“Ck kenapa lagi dia”

 

Dia berdecak tapi tak ayal di hatinya  ada sedikit rasa khawatir.

 

Dia segera menggendong ana ala bridal style dan segera membawanya ke ruang uks Para siswi banyak yang berbisik bisik melihat itu

 

Karena mereka tau betul bahwa Alvarez sangat anti terhadap yang namanya wanita tapi apa ini seorang Alvarez dirgantara menggendong seorang gadis. Dan itu akan menjadi berita yang akan menggemparkan seantero SMA GARUDA

 

*****

 

“Al siapa dia?”

 

Dokter yang berada di ruang uks bertanya dia merasa heran melihat alvarez menggendong seorang siswi

 

“Dia pingsan Cepat tangani dia”

 

“Oke”

 

Dokter itu segera menangani ana,membersihkan darah yang mengalir dari hidungnya Sementara Alvarez memperhatikan ana sebentar dan berlalu pergi ke taman belakang sekolah berkumpul bersama teman teman nya

 

Melihar Alvarez datang Teman teman memperhatikan nya mereka melihat noda darah di bajunya

 

“Al lo terluka?” Leon bertanya

 

“Gak”

 

“Terus itu noda darah lo dapet dari mana?”

 

Alvarez menunduk melihat noda darah yang ditunjukan oleh teman teman nya. Dia teringat dengan darah yang keluar dari hidung ana gadis itu mimisan

 

Sebenarnya apa yang terjadi dengan gadis itu”

 

dia tidak mengerti kenapa dia merasa khawatir pada gadis itu

 

“Al lo kok malah ngelamun sih”

 

“Apa”

 

“itu noda darah lo dapet dari mana”

 

Alvarez tidak menjawab dia malah berlalu pergi meninggalkan teman teman nya

 

“Lah dia malah pergi”

 

Itu bukan hal yang aneh bagi mereka karena Alvarez memang orang nya sangat dingin dan cuek .

 

Alvarez pergi ke roftof dia tidak ada niatan untuk membersihkan noda darah itu

 

****

 

“Engghh dimana aku”

 

“Syukurlah kamu sudah sadar, Kamu tadi pingsan”

 

Ana teringat dirinya pingsan saat menjalani hukumannya tadi

 

*****

 

Tringg

 

Tringg Tringg

 

Bel pulang sekolah sudah berbunyi Alvarez bangun dari tidurnya.ya dia memang tidur di rooftof sekolah Saat dia berjalan menuju parkiran motor dia teringat dengan ana jadi dia berbelok terlebih dahulu ke ruang kesehatan.

 

tapi dia mendengar ada orang yang berbicara di dalam jadi dia tidak masuk dia hanya menyandarkan tubuhnya dekat pintu

 

“Ana apakah kamu punya penyakit tertentu”

 

“Aku tidak tau dokter,karena aku belum pernah periksa”

 

“Sebaiknya kamu periksa keadaan kamu lebih lanjut ke rumah sakit,karena alat alat di sini kurang lengkap”

 

“Baik dok”

 

“Apakah kamu masih merasa pusing,jika masih merasa pusing biar aku antarkan pulang”

 

“Tak perlu dok lagipula aku sudah merasa lebih baik”

 

“Ya sudah segeralah pulang ini sudah hampir sore,kalau gitu saya duluan ana”

 

“Iya dok, terima kasih dok”

 

“Sama sama”

 

Mendengar dokter yang akan keluar, alvarez segera pergi meninggalkan uks Dokter berlalu pergi di susul oleh ana yang keluar dari uks menuju ke kelas nya.

karena tadi sebelum dia menjalani hukum nya dia menyimpan tasnya terlebih dahulu Ana berjalan keluar gerbang dia tidak menemukan mobil yang selalu menjempunya

 

Tingg

 

“Non maaf bapak telat jemput soalnya mobilnya mogok,lebih baik non pulangnya naik taxi aja,takutnya bapak bakalan lama”

 

“Iya pak gak papa”

 

Begitulah pesan yang dikirim oleh sopir yang selalu mengantar ana Ana segera mencari taxi online tapi sudah lama dia masih tak kunjung mendapatkan nya

 

Ana melihat Langit mulai mendung dan sepertinya akan segera turun hujan

 

“Aduh bagaimana ini,mana gak ada taxi lagi”

 

Tak lama kemudian sebuah motor menghampiri nya,ana perlahan mundur dia takut orang itu akan berbuat jahat

 

“Naik”

 

“Kamu siapa”

 

“Ck gue bilang naik”

 

“Aku gak mau lagipula aku gak kenal sama kamu”

 

Laki laki itu pun membuka helm full facenya dan terlihatlah wajah tampan nya

 

Loh dia kan yang gak sengaja aku tabrak pas mau ke perpus”ana membatin

 

“Naik.lo mau pulang kan,atau lo mau gue tinggal”

 

“Eh iya iya ini aku naik”

 

Saat ana akan naik ke atas motor dia kesusahan karena tubuhnya yang pendek.alvarez yang melihat pun turun dari motor nya dan

 

“Ck dasar botol Yakult”

 

“Aku bukan botol Yakult ya”

 

Ana berseru Marah,dia tidak terima dikatakan botol Yakult tapi bukannya terlihat menyeramkan malah terlihat lucu di mata Alvarez

 

Alvarez yang melihat nya pun sedikit menyunggingkan senyumnya, hanya sedikit sampai ana pun tak menyadari nya

 

“Akkh”

 

Tiba tiba Alvarez mengangkat tubuh ana dan mendudukan nya di atas motor Dia lalu naik ke atas motor dan mulai melajukannya Ana terdiam di melamun

 

“Dimana rumah lo”

 

“Hah”

 

“Ck dimana rumah lo”

 

Ana pun menunjukan arah jalan pulang nya

Setelah sampai ana turun dari motor dan kembali di bantu oleh Alvarez karena dia kesusahan

 

“Nama kakak siapa”

 

Alvarez menatapnya sebentar lalu menyebutkan namanya

 

“Gue alvarez”

 

“Oh kalo aku leana panggil aja ana”

 

Ana pun menyebutkan namanya tapi Alvarez tidak menyahut dia hanya berlalu pergi Ana masuk ke dalam rumahnya ketika memasuki ruang tamu dia melihat papanya sedang duduk

 

“Assalamu’alaikum”

 

“Kemana saja kau”

 

“Maaf pa tadi sopir yang menjemput ana bannya bocor jadi ana telat pulang”

 

“Alah alassan ,paling main keluyuran dulu . saya gak akan percaya sama kamu”

 

Ana hanya bisa menundukan kepalanya mendengar tuduhan dari papanya tapi, sebenarnya dia bisa saja mengelak tapi papanya tidak akan mempercayainya jadi dia memilih diam

 

“Ckk dasar memuakkan”

 

adam menatap penuh benci ke arah ana dan berlalu pergi dari hadapan Putri nya itu

Setelah papanya pergi ana pun melangkah menaiki tangga menuju kamarnya dia masuk segera mandi dan mengganti pakaian nya Ana berdiri di depan cermin dan memperhatikan wajahnya sambil membatin

 

Maah apakah wajah mama mirip denganku”

 

Aku sangat merindukanmu mu meskipun aku belum pernah melihat wajah mu”

 

Ana menghela nafas berat.

dia berjalan ke arah jendela dan memperhatikan langit sore dia teringat dengan perkataan dokter di sekolah tadi .

apakah dia punya penyakit khusus?

Tapi dia memilih untuk tidak mempedulikan nya Ana berjalan kearah ranjang dia perlahan membaringkan tubuhnya dia akan tidur sebentar karena tubuhnya sangat lelah Dia merasa akhir akhir ini dia sering mudah kelelahan

 

****

 

Tok

 

Tok

 

Tok

 

“Non bangun waktunya makan malam”

 

Bi marni mengetuk pintu kamar leana

 

“Iya bi nanti ana turun”

 

Ana bangun dari tidurnya dan segera mandi setelah selesai mandi dia turun untuk makan

 

Dia Tidak melihat siapa siapa di ruang  makan hanya terlihat beberapa pelayan yang sedang bekerja Ana teringat dengan papa dan kakaknya yang akan makan malam di luar

 

“Non tuan sama tuan muda ada urusan di luar jadi non makan malam sendiri ya”

 

“Iya bi gak papa”

 

Ana tahu bibi marni berkata seperti itu hanya untuk menghibur nya agar dia tidak sedih Akhirnya ana makan malam sendiri an.

Lagi pula jika papa dan kakaknya ada ana tetap tidak akan makan malam bersama papanya di meja makan.dia akan makan terpisah dari mereka

 

Lates Chapters

Kesalahan yang sama

    "Wah ada apa ini kok pada pelukan"bagas datang untuk mencairkan suasana.sebenarnya bagas sudah tiba dari tadi tapi karena dia tidak ingin merusak suasana…

Pelukan dari Aurela

    Tak lama kemudian alvarez datang dengan sekantong makanan yang ada di tanganya Mendengar suara langkah kaki di belakangnya ana pun menoleh.   Alvarez…

Sebuah fakta untuk Alvarez

    Pagi hari ana sedang bersiap untuk berangkat ke sekolah. Dia sedikit memoleskan liptint di bibirnya Agar terlihat tidak terlalu pucat.   Setelah semuanya…

Merenung sendirian

    Eughh ana terbangun. dia memegang kepalanya yang terasa berat,dia melihat ke arah jendela hari sudah malam,ana bangkit dan berjalan menuju kamar mandi ,…

Pulang dari rumah sakit

  Saat ini Ana sedang bersiap untuk pulang dari rumah sakit.dia berpamitan terlebih dahulu pada dokter yumma   "Aku pulang dulu dokter"   "Hati hati…

Harapan di hari ulang tahun

    "Om dimana ana"alvarez bertanya, karena dia sudah tidak sabar ingin tahu tentang ana   "Kemarin saya memarahinya dan sampai saat ini dia belum…

Terbangun di rumah sakit

  Hari ini adalah hari minggu.dan hari yang paling di tunggu tunggu oleh orang orang. Karena hari ini adalah hari libur,mereka bisa berkumpul dengan orang-orang…

Kecelakaan

  Alvarez menggendong ana ala bridal style,dia berjalan tergesa-gesa menuju ruang kesehatan   "Al apa yang terjadi"   Di uks hanya ada siswa PMR  …

Sebuah fakta

    Adam dan Jonathan sudah kembali ke rumah.tadi mereka sudah lama mencari ana tapi tak kunjung ketemu, jadi mereka memutuskan untuk pulang Dan menunggu…

Aku lelah dengan semuanya

"kak al kenapa baik banget sama ana,padahal ana bukan siapa siapa nya kakak" "Ana"   Alvarez menghadap ke arah ana   "Gue gak tau.tapi gue…

Tangisan ana di tengah malam

    Pukul sebelas malam jonathan baru pulang. Dia berjalan memasuki rumahnya di dalam rumah sudah sangat sepi karena orang rumah juga sudah pada tidur…

Ana gak kuat mama

****   Eungh   Ana terbangun dari tidurnya dia mengedarkan pandangannya.dan tidak ada siapa siapa   Cklek   Alvarez datang dengan tas ana yang ada…

Menyukai ana

    ******   Saat Waktu istirahat tiba ,ana tidak pergi ke kantin.jesi sudah mengajaknya tapi ana tidak mau jadi jesi tidak bisa memaksanya karena dia…

Pulang dari rumah sakit

    Sudah satu Minggu ana berada di rumah sakit dan kondisi tubuhnya sudah membaik . Saat ini dokter yumma sedang memeriksa kondisi nya  …

Mimpi adam

*****   Di Padang rumput yang luas adam melihat ada sosok wanita membelakanginya.wanita itu memakai gaun berwarna putih rambutnya tergerai indah.   Sosok itu berbalik…

Keputusasaan ana

    Hujan turun sangat lebat dan ana masih duduk menangis disana kepalanya mulai terasa sakit sampai gadis itu meringis kesakitan   Akkkhh   Arghh…

Menangis di bawah guyuran hujan

    Keluarga dirgantara sedang makan siang di meja makan   "Ana kamu sangat mirip sekali dengan sahabat tante"   Ana hanya tersenyum   "Ana…

Kamu sakit apa ana?

    Hari selasa cuaca begitu cerah langit berwarna biru dengan hiasan awan putih berbagai bentuk Meskipun ana merasa badannya kurang fit dia tetap memaksakan…

Buku diary

    "Kak kenapa kakak perhatian sama aku, padahal aku bukan siapa siapa nya kakak"   "Gue perhatiin lo Karena gue peduli"   "Tapi kenapa…

Bertemu di perpustakaan

Bagas dan Alvarez datang tergesa-gesa setelah menerima telepon dari nyonya aurela   "Sayang kamu gak papa?, kamu bilang ada yang hampir nabrak?"   "Ada yang…
error: Content is protected !!