Aku tak melihat apapun selain gundukan tanah itu. Dia yang kini telah tertutup oleh debu dan terabaikan. Dia kini telah terasingkan dan terlihat begitu usang.
Aku terdiam, berdiri sendiri di sini. Mengingat semua kenangan kelam yang telah dia sematkan. Kini, aku tenggelam dalam kegelapan. Relung hati mulai menghitam, melihat tubuh terbujur kaku.
Bayang-bayang akan kenangan lama, membuatku terjebak dalam lingkaran hitam. Sulit, bahkan terlalu sulit ketika diri ini harus keluar dari dalamnya.
Goresan-goresan luka kembali terbuka. Luka yang menyumbat asa, mengundang rasa gundah yang menggores lara.
Ketika kudapati kau sudah tiada, kehampaan mulai mendekapku. Rongga-rongga jiwa terasa penuh dengan urat nadi yang memar.
Dalam doa sepertiga malamku, kau akan selalu hadir merasuki setiap denyut jantungku. Kau senantiasa menyusup disela-sela asmaraloka yang sudah tertutup.
Namamu akan selalu terukir dan tetap abadi di sanubari.
Untuk terakhir kalinya, kupersembahkan karangan bunga ini untuk menghiasi perjalananmu sebelum dikebumikan.
Yasmin_imaji 🦋