Senandika Cinta

Pembaringan Terakhir

Aku tak melihat apapun selain gundukan tanah itu. Dia yang kini telah tertutup oleh debu dan  terabaikan. Dia kini telah terasingkan dan terlihat begitu usang.

Aku terdiam, berdiri sendiri di sini. Mengingat semua kenangan kelam yang telah dia sematkan. Kini, aku tenggelam dalam kegelapan. Relung hati mulai menghitam, melihat tubuh terbujur kaku.

Bayang-bayang akan kenangan lama, membuatku terjebak dalam lingkaran hitam. Sulit, bahkan terlalu sulit ketika diri ini harus keluar dari dalamnya.

Goresan-goresan luka kembali terbuka. Luka yang menyumbat asa, mengundang rasa gundah yang menggores lara.

Ketika kudapati kau sudah tiada, kehampaan mulai mendekapku. Rongga-rongga jiwa terasa penuh dengan urat nadi yang memar.

Dalam doa sepertiga malamku, kau akan selalu hadir merasuki setiap denyut jantungku. Kau senantiasa menyusup disela-sela asmaraloka yang sudah tertutup.

Namamu akan selalu terukir dan tetap abadi di sanubari.

Untuk terakhir kalinya, kupersembahkan karangan bunga ini untuk menghiasi perjalananmu sebelum dikebumikan.

Yasmin_imaji  🦋

  • TAGS
  •  

  •  

Lates Chapters

Ilusi Duniawi

Di tengah gemerlapnya dunia, aku terpaku dalam sebuah ilusi. Cinta... yang digadang-gadang sebagai pelipur lara, kerap menjebakku dalam bayangan semu. Aku mencarinya di sudut-sudut kesenangan…

Goresan Tinta

Di kanvas putih malam, Aku melukis rindu, Dengan kuas imajinasi, Aku menggoreskan kisah kita.   Setiap titik dan garis, Menari di atas lembaran, Menggambarkan detik-detik…

Muara Sunyi

Pada malam yang terlalu sibuk untuk merasakan pahitnya rindu, aku lebih memilih menimang pilu dengan pecahan tangis yang kerap melukai keheningan.   Kesepian itu kian…

Waktu

Fajar, untuknya yang biasa pergi tanpa kabar Pagi, untuknya yang kini telah pergi Siang, untuknya yang sudah tak memiliki kasih sayang Senja, untuknya yang tak…

Setitik Mentari

Di ujung timur kulihat mata sang fajar mulai terlihat Semburat merah mulai menggeliat Langit perlahan menjadi cerah tanpa sekat Biru, memenuhi layar angkasa tanpa sekat…

Ratapan Hati

Ku tatap dirimu wahai sang bahar Kilaumu tak lagi berpendar Hilang tanpa sinar  Tak lagi tampak kekar   Ku menengadah Menatap langit yang sedang berbenah…

Yang Tak Kau Tahu

    Hari itu mentari datang menyapa. Memberikan sebuah senyum dan sapa manja. Dia datang seolah menawanku dengan sejuta pesona. Aku kira Itu adalah sebuah…
error: Content is protected !!