Table of Contents
Lates Chapters
Bab 7 Seperti Jelangkung
"Kamu pasti Aku dapatkan lagi, Nawang." Bayu yang mengikuti Rayhan sejak keluar dari kamarnya, dia langsung menekan tombol lantai bawah. "Ini bawa ke laundry," pinta Rayhan sambil menyerahkan paper bag ke Bayu. "Baik, Bos. Oh, iya. Kita ada meeting dengan perusahaan Mahendrata Group…
Bab 6 Semalam Bersama
Akhirnya Rayhan harus menuntaskan hasratnya, dengan permainan tangan dan sambil membayangkan tubuh Maura, yang sangat menggodanya untuk dia sentuh tadi. Namun, Rayhan berjanji tidak akan mencumbu Maura di saat Maura tidak sadar seperti sekarang. Dia akan melakukannya, jika keduanya suka sama suka. Dan…
Bab 5 Kamu Itu Jodohku
Maura mengembuskan nafasnya panjang, lalu dia menggelengkan kepalanya. "Tidak perlu, Tuan Bagus. Kita lanjutkan saja meeting kita,x tolak Maura. "Baiklah, kalau dia mengganggu lagi. Saya terpaksa meminta penjaga mengusirnya dari sini," ujar Bagus. "Wow, takut!" seru Rayhan dengan gaya tengilnya. Maura mengembuskan nafasnya…
Bab 4 Penguntit
Di luar restoran... Maura segera masuk ke dalam mobil, disusul Caroline yang duduk di sampingnya. Mobil mulai berjalan meninggalkan depan restoran, dan melaju menuju ke arah GWK. "Lo, Kenapa?" tanya Caroline yang melihat wajah datar Maura. "Kagak kenapa-napa," jawab Maura dengan singkat. "Lo,…
Bab 3 Usaha Rayhan
"Duduk dulu, Nawang! Kita jadi pusat perhatian pengunjung lainnya," pinta Rayhan. "Maura, kita duduk dulu deh!" sahut Caroline. "Lo aja deh yang nego! Gue tunggu di mobil saja," ujar Maura yang hendak meninggalkan meja Rayhan. "Nawang! Duduk dulu, jangan kayak anak kecil!" tegur…
Comments
You May Also Like
7 Chapters
Chapter 1: Bab 1 Pria Masa Lalu
Maura terburu-buru masuk ke dalam bandara internasional Ngurah Rai Bali, untuk menemui orang tua dan saudaranya yang mau kembali ke Jakarta. BUGH! "Aauuuw!" pekik Maura saat menabrak seseorang di depannya. "Sorry ... Sorry Anda tidak apa-apa, Nona?" tanya Pria itu. Maura terdiam, nafasnya…
ReadmoreChapter 2: Bab 2 Pemilik Apartemen
Rayhan menenteng tas ranselnya, lalu berjalan menuju ke mobilnya. "Sini Aku saja yang mengemudi mobil," pinta Rayhan. Bayu pun keluar dari mobil dan berlari kecil memutari mobil dan masuk ke kursi samping Rayhan. Rayhan segera melajukan mobilnya mengejar mobil Maura, yang melaju di…
ReadmoreChapter 3: Bab 3 Usaha Rayhan
"Duduk dulu, Nawang! Kita jadi pusat perhatian pengunjung lainnya," pinta Rayhan. "Maura, kita duduk dulu deh!" sahut Caroline. "Lo aja deh yang nego! Gue tunggu di mobil saja," ujar Maura yang hendak meninggalkan meja Rayhan. "Nawang! Duduk dulu, jangan kayak anak kecil!" tegur…
ReadmoreChapter 4: Bab 4 Penguntit
Di luar restoran... Maura segera masuk ke dalam mobil, disusul Caroline yang duduk di sampingnya. Mobil mulai berjalan meninggalkan depan restoran, dan melaju menuju ke arah GWK. "Lo, Kenapa?" tanya Caroline yang melihat wajah datar Maura. "Kagak kenapa-napa," jawab Maura dengan singkat. "Lo,…
ReadmoreChapter 5: Bab 5 Kamu Itu Jodohku
Maura mengembuskan nafasnya panjang, lalu dia menggelengkan kepalanya. "Tidak perlu, Tuan Bagus. Kita lanjutkan saja meeting kita,x tolak Maura. "Baiklah, kalau dia mengganggu lagi. Saya terpaksa meminta penjaga mengusirnya dari sini," ujar Bagus. "Wow, takut!" seru Rayhan dengan gaya tengilnya. Maura mengembuskan nafasnya…
ReadmoreChapter 6: Bab 6 Semalam Bersama
Akhirnya Rayhan harus menuntaskan hasratnya, dengan permainan tangan dan sambil membayangkan tubuh Maura, yang sangat menggodanya untuk dia sentuh tadi. Namun, Rayhan berjanji tidak akan mencumbu Maura di saat Maura tidak sadar seperti sekarang. Dia akan melakukannya, jika keduanya suka sama suka. Dan…
ReadmoreChapter 7: Bab 7 Seperti Jelangkung
"Kamu pasti Aku dapatkan lagi, Nawang." Bayu yang mengikuti Rayhan sejak keluar dari kamarnya, dia langsung menekan tombol lantai bawah. "Ini bawa ke laundry," pinta Rayhan sambil menyerahkan paper bag ke Bayu. "Baik, Bos. Oh, iya. Kita ada meeting dengan perusahaan Mahendrata Group…
Readmore





