Arsa dan Raja kegelapan

By: Aryati Mudjiono
9 Readers 4 Chapters 9.9

New Adult

Arsa hanya ingin melarikan diri sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan dengan berlibur ke pegunungan. Namun takdir menyeretnya jauh lebih dalam—secara harfiah. Sebuah celah misterius menelannya ke dunia bawah tanah bernama Nerava, tempat di mana cahaya adalah kemewahan dan kepercayaan adalah kelemahan. Di sana, Arsa ditangkap dan dihadapkan…
Read Share

Table of Contents

Lates Chapters

Bab 4. Tertangkap

  Suara rantai bergemerincing memecah kesunyian lorong penjara. Arsa tersentak dari lamunannya saat pintu sel terbuka kasar. Dua penjaga berdiri di depan, wajah mereka sama dinginnya seperti batu-batu Nerava. “Bangun,” perintah salah satu dari mereka. Jantung Arsa langsung menegang. “Ada apa lagi?” tanyanya…

Bab 3. Dunia Tanpa Matahari

  Kegelapan di Nerava bukan sekadar ketiadaan cahaya. Ia hidup. Ia bernapas. Dan kini, ia mengurung Arsa. Duduk di sudut sel batu yang dingin, Arsa memeluk lututnya erat. Tangannya sudah tidak lagi terikat, namun pergelangannya masih terasa nyeri. Luka kecil yang ditinggalkan tali…

Bab 2. Celah Misterius

  Langkah kaki Arsa menggema pelan di lantai batu yang dingin. Setiap dorongan yang ia terima dari para penjaga membuat tubuhnya sedikit tersentak ke depan. Tangannya masih terikat di belakang, pergelangannya mulai terasa perih karena gesekan tali kasar. Namun rasa sakit itu kalah…

Bab 1. Liburan yang merubah takdir

  Udara pagi di pegunungan terasa lebih dingin dari yang Arsa bayangkan. Embun masih menempel di ujung daun, sementara kabut tipis menggantung rendah, seperti tirai yang belum sepenuhnya tersibak. Ia menarik napas panjang, mencoba mengisi paru-parunya dengan udara segar yang jarang ia rasakan…

Comments

Tinggalkan komentar

You May Also Like

eli.budianto
dwi.fitriani
4 Chapters

Chapter 1: Bab 1. Liburan yang merubah takdir

Oleh: Aryati Mudjiono
  Udara pagi di pegunungan terasa lebih dingin dari yang Arsa bayangkan. Embun masih menempel di ujung daun, sementara kabut tipis menggantung rendah, seperti tirai yang belum sepenuhnya tersibak. Ia menarik napas panjang, mencoba mengisi paru-parunya dengan udara segar yang jarang ia rasakan…
Readmore

Chapter 2: Bab 2. Celah Misterius

Oleh: Aryati Mudjiono
  Langkah kaki Arsa menggema pelan di lantai batu yang dingin. Setiap dorongan yang ia terima dari para penjaga membuat tubuhnya sedikit tersentak ke depan. Tangannya masih terikat di belakang, pergelangannya mulai terasa perih karena gesekan tali kasar. Namun rasa sakit itu kalah…
Readmore

Chapter 3: Bab 3. Dunia Tanpa Matahari

Oleh: Aryati Mudjiono
  Kegelapan di Nerava bukan sekadar ketiadaan cahaya. Ia hidup. Ia bernapas. Dan kini, ia mengurung Arsa. Duduk di sudut sel batu yang dingin, Arsa memeluk lututnya erat. Tangannya sudah tidak lagi terikat, namun pergelangannya masih terasa nyeri. Luka kecil yang ditinggalkan tali…
Readmore

Chapter 4: Bab 4. Tertangkap

Oleh: Aryati Mudjiono
  Suara rantai bergemerincing memecah kesunyian lorong penjara. Arsa tersentak dari lamunannya saat pintu sel terbuka kasar. Dua penjaga berdiri di depan, wajah mereka sama dinginnya seperti batu-batu Nerava. “Bangun,” perintah salah satu dari mereka. Jantung Arsa langsung menegang. “Ada apa lagi?” tanyanya…
Readmore
error: Content is protected !!