VIP Signed

Pasukan Bayangan Zethian

By: Mrs Dream Writer
209 Readers 7 Chapters 9.9

Action Thriller

PENGKHIANAT HARUS MATI ! Mayor Hawks, terpaksa menjalani sidang kode etik di Mahkamah Militer setelah diputuskan menjadi penyebab hilangnya kotak hitam dalam pesawat militer yang menjadi tanggung jawabnya. DENDAM MEMBARA ! Membuat Hawks sangat murka karena enam prajuritnya yang menjadi sandera pihak musuh justru tak mendapatkan…
Read Share

Table of Contents

Lates Chapters

Neraka di Langit

”Letnan, keputusanmu?” Falcon kembali berteriak, suara mesinnya tenggelam dalam deru badai yang menggila. Helzi menahan napas sejenak, lalu menjawab cepat. “Kita tak bisa menunggu cuaca membaik. Kita akan lompat pakai parasut ke sisi bukit dan masuk melalui lembah. Falcon, bawa heli ke titik…

Mata-mata Velmir

Badra tengah memagut lembut bibir mungil Prilly yang begitu manis dirasakannya. Gadis belia itu hingga harus berjinjit demi menjangkau tubuh tinggi besar Badra untuk merasakan hal aneh yang kini merasukinya itu.   "Badra! Pergilah sekarang juga, tetap bawa gadis ini sebagai tawananmu. Anak…

Kota Tua Apex

"Aku tidak gagal tapi memang belum melakukannya," ucap Badra. Dia pun menjelaskan Sergio jika tidak mungkin membawa Lily di pertemuan pertamanya. Terlebih kota ini terlalu ketat untuk menculiknya. "Bagus dengan begitu di pertemuan kedua kau tidak boleh melepaskannya lagi, ingat Badra ... waktu…

Jebakan untuk Prilly

Sementara itu di sebuah kota di Zethian. Lily putri dari Mayor Hawks, baru saja melangkah keluar dari sekolahnya saat seseorang menghadang langkahnya. "Hai, bagaimana kabarmu?" ucap lelaki tersebut menyapanya. "Hai, who are you?" ucap wanita itu. Sekilas Lili berusaha mengenali lelaki tersebut. Namun…

Mata Dibalas Mata

Pedang Velmir terus menusuknya semakin dalam. Hawks hanya bisa meringis kesakitan, lelaki itu meraung-meraung di dalam hatinya saat ujung pedang jenderal dari negara musuhnya itu kini benar-benar akan membunuhnya. Namun kematian Hawks masih belum ditakdirkan, di belakang sana suara ringkik kuda terdengar membuat…

Comments

Satu pemikiran pada “Pasukan Bayangan Zethian”

Tinggalkan komentar

You May Also Like

andy.lorenza
Aryati Mudjiono
eli.budianto
dwi.fitriani
7 Chapters

Chapter 1: Zero Border

Oleh: Mrs Dream Writer
"Jenderal! Kita tertembak!" ucap Steve yang berada di depan kemudi sambil berusaha menaikkan tuas untuk tetap menjaga keseimbangan. "May Day! May Day!" ucap Hawks menggunakan radio khusus di pundaknya. Tidak ada jawaban dari markas. Sementara itu kepulan asap menghitam kini mulai menyelimuti bagian…
Readmore

Chapter 2: Eagle Golden Runtuh

Oleh: Mrs Dream Writer
PLAK Sabetan cemeti menghantam punggungnya dengan sangat kuat.  "Argh!" Hawks mengaduh dengan tetap menahan teriakannya. Dia tidak ingin membuat musuh-musuhnya itu melihatnya lemah. "Cambuk terus sampai dia memberikan kodenya!" ucap si pemimpin kepada serdadu yang kini mengendalikan cemeti di tangannya. Ketujuh prajurit Zethian…
Readmore

Chapter 3: Mata Dibalas Mata

Oleh: Mrs Dream Writer
Pedang Velmir terus menusuknya semakin dalam. Hawks hanya bisa meringis kesakitan, lelaki itu meraung-meraung di dalam hatinya saat ujung pedang jenderal dari negara musuhnya itu kini benar-benar akan membunuhnya. Namun kematian Hawks masih belum ditakdirkan, di belakang sana suara ringkik kuda terdengar membuat…
Readmore

Chapter 4: Jebakan untuk Prilly

Oleh: Mrs Dream Writer
Sementara itu di sebuah kota di Zethian. Lily putri dari Mayor Hawks, baru saja melangkah keluar dari sekolahnya saat seseorang menghadang langkahnya. "Hai, bagaimana kabarmu?" ucap lelaki tersebut menyapanya. "Hai, who are you?" ucap wanita itu. Sekilas Lili berusaha mengenali lelaki tersebut. Namun…
Readmore

Chapter 5: Kota Tua Apex

Oleh: Mrs Dream Writer
"Aku tidak gagal tapi memang belum melakukannya," ucap Badra. Dia pun menjelaskan Sergio jika tidak mungkin membawa Lily di pertemuan pertamanya. Terlebih kota ini terlalu ketat untuk menculiknya. "Bagus dengan begitu di pertemuan kedua kau tidak boleh melepaskannya lagi, ingat Badra ... waktu…
Readmore

Chapter 6: Mata-mata Velmir

Oleh: Mrs Dream Writer
Badra tengah memagut lembut bibir mungil Prilly yang begitu manis dirasakannya. Gadis belia itu hingga harus berjinjit demi menjangkau tubuh tinggi besar Badra untuk merasakan hal aneh yang kini merasukinya itu.   "Badra! Pergilah sekarang juga, tetap bawa gadis ini sebagai tawananmu. Anak…
Readmore

Chapter 7: Neraka di Langit

Oleh: Mrs Dream Writer
”Letnan, keputusanmu?” Falcon kembali berteriak, suara mesinnya tenggelam dalam deru badai yang menggila. Helzi menahan napas sejenak, lalu menjawab cepat. “Kita tak bisa menunggu cuaca membaik. Kita akan lompat pakai parasut ke sisi bukit dan masuk melalui lembah. Falcon, bawa heli ke titik…
Readmore
error: Content is protected !!