Bukan yang Pertama

By: Amih Lilis
32 Readers 7 Chapters 9.9

Romance

*Sequel Istri Nomor Dua*   Zaina Rahayu terpaksa menjadi yatim piatu karena kesalahan seorang Nyonya sosialita dari kota.   Beruntung wanita kota itu mau bertanggung jawab, dan menawarkan sebuah janji manis sebagai menantu di rumahnya, setelah orang tuanya tiada.   Sayangnya, masa lalu sang calon suami…
Read Share

Table of Contents

Lates Chapters

Kejutan Lagi

*Happy Reading*    Menyadari tidak ada langkah kaki mengikutinya. Mama Sulis pun menghentikan laju kakinya, dan menoleh perlahan demi memastikan posisi calon menantunya.    Benar saja, gadis itu tertinggal jauh di belakang, namun tak bergerak sama sekali di tempatnya. Ina terlihat berdiri diam,…

Kediaman Abdilla

*Happy Reading*    "Ya, udah. Kalau begitu ayo berangkat."    Setelah mendapat persetujuan dari Ina. Sean pun segera memberi komando lagi, yang langsung di angguki Mama Sulis dengan riang.    Sayangnya, tidak dengan Ina. Karena ....    "Tapi saya belum beres-beres," ucap Ina,…

Bujukan

*Happy Reading*    Ina hanya bisa menunduk dalam, sambil memainkan ujung kaos lusuhnya saat Mamanya Sean menceritakan kejadian nahas itu.    Ternyata, wanita ini yang telah menabrak orang tuanya. Hingga ayahnya meninggal di tempat, sementara ibunya meninggal saat di perjalanan ke Rumah sakit. …

Yang Sebenarnya Terjadi

*Happy Reading*    Beberapa jam sebelumnya ....    Sean baru saja mendaratkan diri pada kursi kebesarannya. Saat sang sekretaris menghampiri dan memberinya kabar jika sang Ibu memintanya segera menghubungi, jika sudah selesai meeting.    Darurat! Itu katanya. Terang saja, hal itu membuat Sean…

Pahlawan

*Happy Reading*    Ina hanya bisa berdiri kaku dan mengerjap pelan dengan napas tercekat melihat kejadian itu. Antara ingin tertawa dan ngeri melihat bagaimana Pak Joko tersungkur mengenaskan, tanpa ada satu pun yang menolongnya.    Ina bingung harus bereaksi seperti apa saat ini. …

Comments

Satu pemikiran pada “Bukan yang Pertama”

Tinggalkan komentar

You May Also Like

andy.lorenza
Aryati Mudjiono
eli.budianto
dwi.fitriani
7 Chapters

Chapter 1: Zaina Rahayu

Oleh: Amih Lilis
*Happy reading*    Gadis itu masih terduduk lesu melihat nanar ke arah jasad orang tuanya yang sudah kaku.    Tidak ada air mata, tidak pula isak tangis yang masih terdengar. Hanya mata sembab dan hidung merah yang menandakan bahwa gadis itu sempat menangis…
Readmore

Chapter 2: Miris

Oleh: Amih Lilis
*Happy Reading*    "Saya yang akan menggantikan Bapak dan Ibu mencicil utang sama anda." Ina memberanikan diri untuk menjawab.    Sayangnya, bukan persetujuan yang Ina dapatkan. Malah seringai menyebalkan dari pria bangkotan itu, yang benar-benar meremehkan sahutan Ina.    "Dengan apa kamu akan…
Readmore

Chapter 3: Pahlawan

Oleh: Amih Lilis
*Happy Reading*    Ina hanya bisa berdiri kaku dan mengerjap pelan dengan napas tercekat melihat kejadian itu. Antara ingin tertawa dan ngeri melihat bagaimana Pak Joko tersungkur mengenaskan, tanpa ada satu pun yang menolongnya.    Ina bingung harus bereaksi seperti apa saat ini. …
Readmore

Chapter 4: Yang Sebenarnya Terjadi

Oleh: Amih Lilis
*Happy Reading*    Beberapa jam sebelumnya ....    Sean baru saja mendaratkan diri pada kursi kebesarannya. Saat sang sekretaris menghampiri dan memberinya kabar jika sang Ibu memintanya segera menghubungi, jika sudah selesai meeting.    Darurat! Itu katanya. Terang saja, hal itu membuat Sean…
Readmore

Chapter 5: Bujukan

Oleh: Amih Lilis
*Happy Reading*    Ina hanya bisa menunduk dalam, sambil memainkan ujung kaos lusuhnya saat Mamanya Sean menceritakan kejadian nahas itu.    Ternyata, wanita ini yang telah menabrak orang tuanya. Hingga ayahnya meninggal di tempat, sementara ibunya meninggal saat di perjalanan ke Rumah sakit. …
Readmore

Chapter 6: Kediaman Abdilla

Oleh: Amih Lilis
*Happy Reading*    "Ya, udah. Kalau begitu ayo berangkat."    Setelah mendapat persetujuan dari Ina. Sean pun segera memberi komando lagi, yang langsung di angguki Mama Sulis dengan riang.    Sayangnya, tidak dengan Ina. Karena ....    "Tapi saya belum beres-beres," ucap Ina,…
Readmore

Chapter 7: Kejutan Lagi

Oleh: Amih Lilis
*Happy Reading*    Menyadari tidak ada langkah kaki mengikutinya. Mama Sulis pun menghentikan laju kakinya, dan menoleh perlahan demi memastikan posisi calon menantunya.    Benar saja, gadis itu tertinggal jauh di belakang, namun tak bergerak sama sekali di tempatnya. Ina terlihat berdiri diam,…
Readmore
error: Content is protected !!