Table of Contents
- Chapter 1: Bab 1. Gosip Alvarendra dengan Alisa
- Chapter 2: Bab 2. Aretha hamil?
- Chapter 3: Bab 3. Mempublikasikan hubungan
- Chapter 4: Bab 4. Aretha selingkuh
- Chapter 5: Bab 5. Setia sejak menikah
- Chapter 6: Bab 6. Marah tanpa alasan
- Chapter 7: Bab 7. Hal penting
- Chapter 8: Bab 8. Hal penting
- Chapter 9: Bab 9. Tiba-tiba pulang
- Chapter 10: Bab 10. Minta uang
Lates Chapters
Bab 43. Ending
"Aretha, ada yang ingin aku bicarakan berdua denganmu." "Tidak ada yang perlu dibicarakan lagi, hubungan kita sudah berakhir. Silahkan pergi dari sini!" Usir Aretha, dia tidak ingin bertemu dengan Alvarendra saat ini. Apalagi sampai dicap sebagai orang tiga karena menjalin hubungan dengan…
Bab 42. Kembali bertemu
Lima tahun berlalu kini Aretha tidak lagi sendirian ada seorang anak laki-laki yang bersama dengannya. Yaitu anak laki-laki yang lahir dari rahimnya, anak dirinya dengan Alvarendra yang diberi nama Rafa. Selama lima tahun terakhir ini Aretha memfokuskan diri mengurus putranya serta butik…
Bab 41. Lembaran baru
Alvarendra berjalan dengan cepat keluar dari restoran lalu masuk ke dalam mobilnya. Dia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi agar bisa secepatnya sampai di apartemen untuk menanyakan alasan Aretha menjual kalung berlian "the hope diamond". "Kalau Aretha butuh uang seharusnya bilang langsung kepadaku,…
Bab 40. Berakhir sudah
"Mungkin seperti ini jauh lebih baik, Aku menikah dengan Alvarendra demi uang agar tetap bisa melanjutkan kuliah serta membiayai pengobatan ibu. Sekarang aku sudah lulus kuliah dan ibu juga sudah meninggal dunia. Saatnya aku belajar mandiri agar tidak bergantung terus dengan Alvarendra." Kata…
Bab 39. Cerai
"Aretha!" Panggil Evan membuat Aretha mengangkat pandangannya menatap ke arahnya. "Iya Kak?" "Kenapa nggak dimakan soto ayamnya?" Tanya Evan melihat soto ayam di mangkuk Aretha masih banyak. "Ini dimakan, Kak." Jawab Aretha kembali memakan soto ayamnya. "Sepertinya Aretha sudah…
Comments
20 Chapters
Chapter 1: Bab 1. Gosip Alvarendra dengan Alisa
Breaking news Alvarendra pria tampan dengan sejuta pesona yang memikat kaum hawa, selain tampan dia juga kaya raya selama ini menjabat sebagai CEO FR GROUP. Dikabarkan sedang dekat dengan seorang artis cantik yang sedang naik daun yaitu Alisa. Bahkan kabar terbarunya FR GROUP…
ReadmoreChapter 2: Bab 2. Aretha hamil?
Kenapa?" Pertanyaan Alvarendra menyadarkan Aretha dari keterkejutannya, dia kembali tersenyum ke arahnya. "Nggak apa-apa, kalau begitu aku ganti pakaian dulu." Pamit Aretha berjalan menuju ke kamarnya. Tidak butuh waktu lama Aretha sudah selesai mengganti pakaiannya,…
ReadmoreChapter 3: Bab 3. Mempublikasikan hubungan
"Ayah Ibu, aku pamit mau mengantarkan Aretha ke rumah sakit." Pamit Alvarendra menoleh ke arah ayah dan ibunya secara bergantian. "Iya cepat periksa menantu ibu! Mungkin di dalam rahimnya sudah ada janin yang tumbuh."…
ReadmoreChapter 4: Bab 4. Aretha selingkuh
"Mempublikasikan hubungan pernikahanku dengan Aretha?" Gumam Alvarendra lirih nyaris tidak terdengar oleh Alan setelah beberapa saat kemudian. "Alvarendra, ada baiknya kamu secepatnya membuat keputusan sebelum menyesal pada akhirnya!" Alvarendra hanya diam mendengar ucapan Alan entah apa yang sedang dipikirkan…
ReadmoreChapter 5: Bab 5. Setia sejak menikah
Alvarendra terkejut tatapannya berubah menjadi tajam kilatan amarah terpancar dari kedua matanya, melihat istrinya sedang berpelukan dengan pria lain. "Beraninya Aretha selingkuh di belakangku." Ujarnya dengan kedua tangannya mengepal kuat, dadanya naik turun menahan amarah. Dia mengurungkan niatnya menuju…
ReadmoreChapter 6: Bab 6. Marah tanpa alasan
"Hah, Mas bilang apa?" "Apa kamu tidak mendengarnya? Sudahlah terserah kamu mau percaya atau tidak." Alvarendra kembali berdiri lalu berjalan menuju ke kamarnya, diikuti oleh Aretha di belakangnya. Malam hari Aretha terbangun dari tidurnya, dia merasa tenggorokan kering. "Haus."…
ReadmoreChapter 7: Bab 7. Hal penting
Dengan gerakan cepat Alvarendra mengecup singkat bibir Aretha. Aretha tampak terkejut matanya membulat sempurna jantungnya berdegup kencang menyadari sesuatu yang kenyal menempel di bibirnya walaupun hanya sebentar. Senyum merekah di bibir Alvarendra melihat ekspresi wajah Aretha. "Mas pergi ke kantor dulu.…
ReadmoreChapter 8: Bab 8. Hal penting
Aretha: Hal penting, apakah tentang ibu? Dokter Wilson: Untuk lebih jelasnya, sebaiknya kamu datang langsung ke rumah sakit. Aretha: Iya dok nanti saya ke sana. Panggilan terputus. "Risa, aku pergi dulu."…
ReadmoreChapter 9: Bab 9. Tiba-tiba pulang
Dua miliar." Nominal tersebut terus menerus memenuhi otak Aretha. Aretha membuka tasnya mengambil benda pipih yang tersimpan di dalamnya. Dia mencoba menghubungi Alvarendra namun nomornya tidak aktif. Aretha tidak menyerah begitu saja, dia kembali menghubungi Alvarendra hingga berulang kali namun nomornya tetap…
ReadmoreChapter 10: Bab 10. Minta uang
"Aretha, kamu sepertinya tidak senang mas pulang?" Alvarendra bertanya dengan nada kecewa. Pertanyaan Alvarendra membuyarkan lamunan Aretha. "Bukan begitu maksudnya Mas, tentu saja aku merasa senang Mas pulang ke sini." Aretha berusaha tersenyum ke Alvarendra, seolah tidak terjadi apa-apa sebelumnya. Seulas…
ReadmoreChapter 11: Bab 11. Wanita simpanan
Melihat Aretha berjalan ke arahnya Alvarendra segera memutuskan sambungan teleponnya. "Mas, minum dulu!" Aretha meletakkan secangkir teh manis di hadapan Alvarendra kemudian mendaratkan bokongnya di atas kursi, duduk berhadapan dengan Alvarendra. "Terima kasih Sayang." Alvarendra menyunggingkan senyum tipis menoleh ke arah…
ReadmoreChapter 12: Bab 12. Menjalin hubungan dengan mantan
"Lupakan saja." Alvarendra meralat ucapannya. "Aku pikir Pak Alvarendra akan berkata "hubungi pihak rumah sakit aku akan menanggung seluruh biaya pengobatan ibunya Aretha" ternyata aku terlalu jauh berpikirnya." Batin Fano. "Kamu boleh pergi." "Baik Pak." Fano berjalan keluar dari ruang…
ReadmoreChapter 13: Bab 13. Aku sudah menikah
"Jadi sekarang kamu sudah berani mengatur Mas, apa karena kekasihmu sudah kembali jadi kamu merasa hebat?" Alvarendra menatap tajam ke arah Aretha seolah sedang mengintimidasinya. "Tentu saja aku tidak berani." Aretha menggelengkan kepalanya pelan berusaha tersenyum ke arah Alvarendra. "Jangan pernah…
ReadmoreChapter 14: Bab 14. Check-in di hotel
Ariana tampak terkejut mendengar pengakuan Alvarendra. "Menikah, kamu pasti bohong kan?" Ariana menatap tidak percaya ke arah Alvarendra seolah meminta penjelasan darinya. "Aku sudah menikah dua tahun yang lalu." Jawab Alvarendra menegaskan. "Alvarendra, kenapa kamu tega melakukan semua ini kepadaku?…
ReadmoreChapter 15: Bab 15. Kecewa
"Tadi aku sudah tidur tapi kebangun karena haus." Aretha terpaksa berbohong, tidak mungkin mengatakan dirinya tidak bisa tidur karena terus memikirkan Alvarendra yang check-in di hotel bersama wanita lain, yang membuatnya penasaran karena identitas wanita tersebut dirahasiakan. "Oh, mas mandi dulu." Alvarendra…
ReadmoreChapter 16: Bab 16. Memergoki perselingkuhan
"Al!" Panggil Ariana melihat Alvarendra berdiri mematung. Suara Ariana menyadarkan Alvarendra dari keterkejutannya. "Iya ada apa?" "Sini duduk!" Ariana menepuk sofa di sampingnya, meminta Alvarendra untuk duduk. Alvarendra akhirnya mendaratkan bokongnya di sofa samping Ariana duduk. Ariana yang menyadari segera…
ReadmoreChapter 17: Bab 17. Istri sah vs kekasih
"Kalian akhirnya datang juga, silahkan duduk." Alan tersenyum ke arah Alvarendra dan Ariana secara bergantian. "Kak Ariana!" Alisa tersenyum beranjak dari duduknya menghampiri Ariana lalu mereka cipika cipiki. "Kak Ariana semakin terlihat cantik." Ariana tersenyum mendengar pujian yang diucapkan oleh Alisa.…
ReadmoreChapter 18: Bab 18. Kekasih Alvarendra
Breaking news Kekasih Alvarendra telah kembali, Ariana wanita yang diduga telah menghabiskan malam bersama dengan Alvarendra di hotel. Dalam waktu singkat berita tersebut langsung dibanjiri beragam komentar netizen. "Selain cantik Alisa juga pintar akting, tapi dia malah…
ReadmoreChapter 19: Bab 19. Tuduhan selingkuh
Ariana masuk ke dalam rumah melihat Pak Harry (ayahnya Ariana) sedang duduk di sofa ruang tamu. "Ayah!" Panggil Ariana kepada ayahnya, sambil berjalan mendekat ke arahnya. Mendengar suara Ariana, Pak Harry segera menoleh ke arahnya. "Kamu sudah pulang?" Tanyanya. "Sudah…
ReadmoreChapter 20: Bab 20. Lepaskan Aretha!
Malam ini Alvarendra bersama dengan teman-temannya berada di kafe. "Al, Ariana sudah kembali jika kamu masih mencintainya, lebih baik lepaskan Aretha!" Arkan (Teman Alvarendra) berkata dengan tegas menoleh ke arah Alvarendra. "Kamu tidak tahu saja kalau Alvarendra itu dewa cinta, dia…
Readmore





