Table of Contents
Lates Chapters
Jaga Pagi
*Happy Reading* Benar saja, sehari setelah pengaduan Arletta pada Elkava. Video itu pun hilang dari peredaran. Dan terhapus dari semua pencarian. Ya! Elkava memang selalu bisa diandalkan untuk urusan seperti ini. Namun, seperti kata Elkava pula. Seusai huru hara tentang…
Teringat kembali
"El?" "Yes, beibs. I'm here for u." Arletta langsung memutar bola mata ke atas dengan malas. Saat mendengar sahutan Elkava, di seberang telepon. Setelah perdebatan cukup alot dengan ketiga cowok tukang ghibah itu. Akhirnya Arletta memang berhasil melarikan diri, dengan…
Gosip
*Happy Reading* Hari ini, Arletta merasa ada yang aneh dengan teman-teman kerjanya. Pasalnya, dari Arletta masuk Midle tadi. Mereka sering sekali melirik Arletta. Seakan ada sesuatu yang aneh pada gadis itu. Tapi ... apa? Apa yang aneh dengan Arletta. …
Makin penasaran
*Happy Reading* "Woy, Kan?!" Arkana langsung memutar badannya ke arah sumber suara, lalu mengangkat tangan membalas lambaian sang pemanggil. Sebelum menghampiri pria yang pernah satu bangku kuliah dengannya itu. "Bro?!" Setelah dekat dengan pria itu, Arkana pun menyambut tangan yang mengajaknya ber-high…
Diabaikan
*Happy Reading* "Ya, Tuhan, Mila!" Dita yang pertama berseru heboh. Saat Arletta berhasil mengangkat Karmila ke atas permukaan Air. Setelah itu, baru diikuti koor helaan napas lega dari para penonton di sana, serta ucapan syukur pada Tuhan mereka masing-masing. 'Apa-apaan mereka itu?…
Comments
You May Also Like
7 Chapters
Chapter 1: Gadis Asing
"Makasih, Bang!" Arletta menyerahkan helm sembarangan pada ojol yang mengantarkannya, sesampainya di tempat pemotretan. Setelah itu bergegas masuk, sebelum Karmila--si tuan putri kembali mengamuk karena keterlambatan Arletta dalam mengirimkan barang pesanan. Salahkan kota Jakarta yang terlalu bucin pada kemacetan. Hingga lumayan…
ReadmoreChapter 2: Penyelamatan
"Hei ... lo ngapain?" tegur salah seorang cowok, yang tadi sempat menolong Mila. "Kenapa lo malah ngerusak properti kami?" hardiknya kemudian. Tetapi, tidak Arletta tanggapi sama sekali. Tentu saja. Melihat keacuhan Arletta, cowok itu pun mulai meradang dan ... "Let, lo…
ReadmoreChapter 3: Diabaikan
*Happy Reading* "Ya, Tuhan, Mila!" Dita yang pertama berseru heboh. Saat Arletta berhasil mengangkat Karmila ke atas permukaan Air. Setelah itu, baru diikuti koor helaan napas lega dari para penonton di sana, serta ucapan syukur pada Tuhan mereka masing-masing. 'Apa-apaan mereka itu?…
ReadmoreChapter 4: Makin penasaran
*Happy Reading* "Woy, Kan?!" Arkana langsung memutar badannya ke arah sumber suara, lalu mengangkat tangan membalas lambaian sang pemanggil. Sebelum menghampiri pria yang pernah satu bangku kuliah dengannya itu. "Bro?!" Setelah dekat dengan pria itu, Arkana pun menyambut tangan yang mengajaknya ber-high…
ReadmoreChapter 5: Gosip
*Happy Reading* Hari ini, Arletta merasa ada yang aneh dengan teman-teman kerjanya. Pasalnya, dari Arletta masuk Midle tadi. Mereka sering sekali melirik Arletta. Seakan ada sesuatu yang aneh pada gadis itu. Tapi ... apa? Apa yang aneh dengan Arletta. …
ReadmoreChapter 6: Teringat kembali
"El?" "Yes, beibs. I'm here for u." Arletta langsung memutar bola mata ke atas dengan malas. Saat mendengar sahutan Elkava, di seberang telepon. Setelah perdebatan cukup alot dengan ketiga cowok tukang ghibah itu. Akhirnya Arletta memang berhasil melarikan diri, dengan…
ReadmoreChapter 7: Jaga Pagi
*Happy Reading* Benar saja, sehari setelah pengaduan Arletta pada Elkava. Video itu pun hilang dari peredaran. Dan terhapus dari semua pencarian. Ya! Elkava memang selalu bisa diandalkan untuk urusan seperti ini. Namun, seperti kata Elkava pula. Seusai huru hara tentang…
Readmore





