Table of Contents
Lates Chapters
Bab 6
*Happy reading* "Tolong ambilkan minum, saya haus!" ujar Kak Sean saat sudah masuk, sebelum menghempaskan diri di sofa yang ada di Apartemen-ku, lalu memijat keningnya beberapa kali. Sepertinya, dia memang lelah sekali. Karenanya, ku iya kan saja permintaannya. Tanpa banyak komentar. …
Bab 5
*Happy reading* "Kalau begitu kenapa kamu gak berani hanya memilih Audy saja, dan meninggalkan perusahaan Rara?" Degh! Tunggu! Itu maksudnya apa? Hening pun kembali menyapa. Membuat aku kembali menunggu dengan harap cemas, akan jawaban Kak sean setelah ini. …
Bab 4
*Happy Reading* Kak Sean Iya Hanya itu balasan yang kudapat, dari chat panjang lebarku waktu itu. Setelah itu, aku pun benar-benar pergi ke Ausy. Untuk melanjutkan pendidikanku, lalu sejak itu hilang kontak dengannya. Terhitung sudah hampir satu tahun sejak…
Bab 3
Kak Audy: Ra, hari ini aku sama Sean mau on the way ke Paris buat honeymoon. Nanti kalo kerjaan kamu udah beres. Nyusul, ya! Aku hanya bisa menghela napas panjang. Kala membaca chat yang di kirimkan Kak Audy siang…
Bab 2
Langkahku sontak terhenti, kala melihat pemandangan pagi itu di dapur. Pasalnya, aku sudah berusaha pergi sepagi mungkin dari rumah ini. Siapa sangka, aku akan melihat pemandangan ini? Belum cukupkah air mataku semalam, yang hanya bisa melihat kebahagiaan mereka di resepsi lewat jendela kamar. …
Comments
You May Also Like
7 Chapters
Chapter 1: Prolog
“Menikahlah dengan Sean.” Seketika tubuhku menegang, kala mendengar permintaan terakhir Ayahku yang saat ini sedang kritis. Tidak! Itu tidak mungkin! Mana Bisa aku menikah dengan Kak Sean. Sementara pria itu sendiri .... “Tapi, Pih ... Kak Sean kan, sudah…
ReadmoreChapter 2: Bab 1
“Saya terima nikah dan kawinnya Andara Prameswari binti Matheo Prameswari dengan mas kawin tersebut Tunai!” “Bagaimana para saksi? Sah?” “Sah ....” Terdengar suara gemuruh, untuk kedua kalinya diluar kamarku, yang menyatakan keberhasilan Kak Sean mengucapkan ijab kabul hari ini. …
ReadmoreChapter 3: Bab 2
Langkahku sontak terhenti, kala melihat pemandangan pagi itu di dapur. Pasalnya, aku sudah berusaha pergi sepagi mungkin dari rumah ini. Siapa sangka, aku akan melihat pemandangan ini? Belum cukupkah air mataku semalam, yang hanya bisa melihat kebahagiaan mereka di resepsi lewat jendela kamar. …
ReadmoreChapter 4: Bab 3
Kak Audy: Ra, hari ini aku sama Sean mau on the way ke Paris buat honeymoon. Nanti kalo kerjaan kamu udah beres. Nyusul, ya! Aku hanya bisa menghela napas panjang. Kala membaca chat yang di kirimkan Kak Audy siang…
ReadmoreChapter 5: Bab 4
*Happy Reading* Kak Sean Iya Hanya itu balasan yang kudapat, dari chat panjang lebarku waktu itu. Setelah itu, aku pun benar-benar pergi ke Ausy. Untuk melanjutkan pendidikanku, lalu sejak itu hilang kontak dengannya. Terhitung sudah hampir satu tahun sejak…
ReadmoreChapter 6: Bab 5
*Happy reading* "Kalau begitu kenapa kamu gak berani hanya memilih Audy saja, dan meninggalkan perusahaan Rara?" Degh! Tunggu! Itu maksudnya apa? Hening pun kembali menyapa. Membuat aku kembali menunggu dengan harap cemas, akan jawaban Kak sean setelah ini. …
ReadmoreChapter 7: Bab 6
*Happy reading* "Tolong ambilkan minum, saya haus!" ujar Kak Sean saat sudah masuk, sebelum menghempaskan diri di sofa yang ada di Apartemen-ku, lalu memijat keningnya beberapa kali. Sepertinya, dia memang lelah sekali. Karenanya, ku iya kan saja permintaannya. Tanpa banyak komentar. …
Readmore





