VIP Signed

Sang Menantu Terkaya

By: Pipi Kiri
443 Readers 46 Chapters 9.9

Urban/Urban System

Adrian Varro Nata terpaksa menjadi tukang kebun keluarga Baron. Dia melarikan diri karena nyawanya terancam.   Sampai suatu hari, Adrian dipaksa menikah dengan putri majikannya menggantikan calon suaminya yang kabur, demi menyelamatkan nama baik keluarga mereka. Tapi mertuanya itu memberi syarat hanya dua tahun, setelah itu…
Read Share

Table of Contents

Lates Chapters

Bab 46 : Terpaksa Menyetujui Ini

"Apa katamu?!" pekik Cindy dengan mata melotot seolah tidak percaya.   Adrian pun menatap Clara sama terkejutnya dengan Mama mertuanya.    Dia tidak menyangka kalau istrinya akan mengatakan hal itu. Adrian pikir dia sudah salah dengar.    "Ma, apa Pak Mario tidak memberitahu…

Bab 45 : Aku Mencintai Adrian, Ma! 21+

Bab ini ada adegan 21+, harap bijak ya! TengkiyuXoxo Othor>•< Keduanya saling memeluk satu sama lain dan mulai menikmati suasana romantis yang mereka ciptakan.   Adrian tidak akan melepaskan kesempatan malam ini.   Dia pun melepaskan pagutan bibir mereka.   Kedua tangannya menangkup…

Bab 44 : Aku Adalah Suamimu!

Bab ini sedikit tidak nyaman, harap bijak ya! Tengkiyu   Xoxo Othor>•< Adrian pun sudah tiba di rumah.   Pak Mario langsung membukakan pintu gerbang untuknya.   Pria itu tidak merasa curiga sama sekali dengan kondisi pagar yang terbuka sedikit.   Adrian pun…

Bab 43 : Aku Datang, Honey!

"Apa kamu yakin?" teriak Ronald kaget.    Matanya terbelalak lebar.    ["Iya, Pak. Mereka bilang sudah menemukan penggantinya. Jadi mereka akan menarik kontrak kerjasama yang sudah mereka kirimkan pada kita," jelasnya dengan rinci.]   "A-apa?!"    Ronald tidak terima.    Braakkk!!!    Dia…

Bab 42 : Berhasil Merebutnya!

"Apa?!" ucapnya sedikit terkejut.   Ronald pikir sudah salah mendengar apa yang diucapkan Baron barusan.   Lalu sedetik kemudian dia pun tertawa.   "Hahaha!"   Baron jadi semakin kesal melihat tingkah keponakannya yang pongah itu.   "Kenapa kau tertawa? Memangnya ada yang lucu?!"…

Comments

Tinggalkan komentar

You May Also Like

Aryati Mudjiono
eli.budianto
dwi.fitriani
20 Chapters

Chapter 1: Bab 1 : Dasar Tukang Kebun!

Oleh: Pipi Kiri
Adrian sedang memangkas tanaman pucuk merah di halaman belakang kediaman Keluarga Baron, ketika ibu mertuanya memanggilnya dengan suara nyaring.    "Adrian!!! Dimana kamu?!"   Adrian pun menoleh ke arah sumber suara itu lalu menghentikan aktivitasnya. Dia meletakkan alat penyemprot dengan kapasitas delapan liter…
Readmore

Chapter 2: Bab 2 : Mendapatkan Kembali Miliknya

Oleh: Pipi Kiri
"Bagaimana kamu bisa ada di sini Joseph? Apa karena showroom kecil ini?" tanya Adrian sedikit berbisik, sambil mengamati Papa mertuanya yang masih sibuk di bagian administrasi.    Dia tidak ingin ada yang mendengar pembicaraan mereka.   "Benar sekali, Tuan. Saya sudah lama mencari…
Readmore

Chapter 3: Bab 3 : Membantu Secara Diam-diam

Oleh: Pipi Kiri
Baron dan Cindy saling pandang setelah mendengar ucapan Adrian barusan.   "Hahahaha!"    Tiba-tiba tawa keduanya pecah. Adrian jadi bingung melihat mereka malah tertawa seperti itu.   "Kamu itu cuma tukang kebun! Tahu apa kamu tentang perusahaan! Sudah, pergi sana! Kembali bekerja!" Baron…
Readmore

Chapter 4: Bab 4: Pekerjaan Yang Cocok Untukmu!

Oleh: Pipi Kiri
Adrian hanya tersenyum melihat Baron yang masih saja kebingungan.   Dia pun mengatakan hal yang akan membuat mertuanya itu tidak memikirkan lagi dari mana uang itu datang.   "Mungkin itu adalah uang transferan dari hadiah sesuai yang petugas itu katakan, Tuan. Tuan sedang…
Readmore

Chapter 5: Bab 5 : Menjalankan Strategi Baru

Oleh: Pipi Kiri
Cindy dan Clara terkejut mendengar itu. Cindy malah tertawa mengejek Adrian, sementara Clara diam saja dengan ekspresi yang tidak terbaca.   Bagi Adrian, tentu saja tidak terima dengan penawaran Ronald.   'Sial! Ternyata dia sengaja mempermainkanku?!' batin Adrian kesal.   Meskipun begitu Adrian…
Readmore

Chapter 6: Bab 6 : Aku Mendukungmu!

Oleh: Pipi Kiri
Adrian pun berusaha untuk bersikap biasa saja dan tetap tenang dalam situasi ini. Dia sudah terbiasa menghadapi hal seperti ini.   "Iya benar, aku adalah suaminya Clara. Memangnya ada apa?" Adrian bertanya dengan santai.   Tidak terlihat ketakutan di wajahnya, karena dia tahu…
Readmore

Chapter 7: Bab 7 : Pertama Kali Pergi Bersama

Oleh: Pipi Kiri
Clara heran melihat Adrian yang bengong. Dia pun melambaikan tangannya ke kiri dan kanan di depan wajah Adrian.   "Hei! Adrian? Kamu kenapa?"   Adrian yang terkesiap pun kembali sadar. Matanya mengerjap beberapa kali sebelum tersadar sepenuhnya.   Rupanya tadi dia melamun dan…
Readmore

Chapter 8: Bab 8 : Aku Tahu Identitasmu!

Oleh: Pipi Kiri
Clara pun menggelengkan kepalanya karena terkejut dengan apa yang baru saja didengarnya.  Dia merasa Adrian terlalu berambisi untuk membuktikan ucapannya.   "Adrian, kamu kerja saja dulu dengan baik dan benar. Gunakanlah kesempatan yang Papa dan Mama berikan untukmu! Tidak perlu memikirkan soal aku,…
Readmore

Chapter 9: Bab 9 : Ayo, Balas Dia!

Oleh: Pipi Kiri
Adrian pun terkejut dan juga bingung harus berbuat apa.   "Dari mana kamu tahu tentang hal itu?" tanya Adrian memberanikan diri.   Lalu Gio pun tersenyum jahat dan mengatakan hal yang membuat Adrian semakin terperanjat.   "Tentu saja aku tahu! Karena mantan dari…
Readmore

Chapter 10: Bab 10 : Kau Gagal, Gio!

Oleh: Pipi Kiri
Gio pun memutar otak untuk mencari cara, bagaimana membuat Adrian menderita.   "Hmm, aku rasa mulai dari hal kecil dulu!" gumamnya tersenyum culas.   Gio bukannya sibuk bekerja tapi malah sibuk memikirkan orang lain.   Benar-benar tidak patut ditiru!   Lalu Gio pun…
Readmore

Chapter 11: Bab 11 : Semua Cocok Untukmu!

Oleh: Pipi Kiri
Flashback sebelumnya…   Adrian baru saja masuk ke dalam kamarnya.   Sementara itu Clara juga sampai di rumah. Dia memutuskan pulang lebih dulu dari Papanya. Dia ijin untuk pulang lebih cepat karena ingin pergi ke suatu tempat.   Lagipula belum banyak yang dia…
Readmore

Chapter 12: Bab 12 : Semua Orang Terkejut

Oleh: Pipi Kiri
Adrian berulang kali mematut diri di depan cermin. Dia ingin memastikan kalau semuanya sudah rapi dan pantas.   Dia tersenyum seorang diri dan mendesah pelan.   "Aku jadi bersemangat untuk bekerja!" ucapnya yakin.   Dia memakai baju dan semua pemberian dari Clara tadi…
Readmore

Chapter 13: Bab 13 : Menantuku Seorang Pengusaha!

Oleh: Pipi Kiri
Gio melihat sekeliling untuk memastikan sekali lagi kalau tidak ada yang mendengar dia bicara.   "Dia berhasil menjual tiga unit mobil hari ini! Bayangkan saja, dia baru bekerja dua hari! Aku tidak percaya dia begitu hebat melobi pelanggan," ungkapnya dengan perasaan dongkol.  …
Readmore

Chapter 14: Bab 14 : Sengaja Datang Menemuimu

Oleh: Pipi Kiri
Pria yang menguping pembicaraan Baron tadi tak lain adalah keponakannya sendiri yaitu Ronald.   Ternyata dia juga berada di sana, duduk bersama rekan bisnis yang lain, tepat bersebelahan dengan meja Baron, tapi entah kenapa pria itu tidak menyadari kalau Ronald juga ada di…
Readmore

Chapter 15: Bab 15 : Kalian Salah Paham!

Oleh: Pipi Kiri
Adrian pun memohon maaf pada calon pembeli tadi dan mengajak Ronald bicara sedikit menjauh dari orang-orang.   Setelah situasinya sudah aman, barulah Adrian berani buka mulut.   "Apa maksudmu bicara seperti itu, Kak Ron?" tanya Adrian penasaran.   'Apa dia sudah tahu tentang…
Readmore

Chapter 16: Bab 16 : Mengadu Pada Papa

Oleh: Pipi Kiri
"Apa maksudmu, Clara? Papa tidak memberitahu Ronald tentang Adrian!" ucapnya dengan yakin.   "Lalu darimana Kak Ron tahu soal itu? Dia tadi menelpon Clara, Pa!" ungkapnya dengan wajah yang serius.   "A-apa? Bagaimana bisa?" Baron semakin heran.   Lalu sedetik kemudian pria yang…
Readmore

Chapter 17: Bab 17 : Membeli Mobil Hadiah Untuk Clara

Oleh: Pipi Kiri
Adrian heran kenapa Baron dan Clara malah terkejut mendengarnya bicara begitu.   "Kenapa, Clara? Jadi, bukan kamu yang memberitahunya tapi dia bilang kalau sebelumnya menelponmu untuk bertanya," ujar Adrian sedikit heran.   Clara tergagap sampai bingung harus bicara apa.   "I-iya! Aku yang…
Readmore

Chapter 18: Bab 18 : Pergi, Jangan Ganggu Istriku!

Oleh: Pipi Kiri
Sorenya…   Adrian dan Clara tiba di rumah bersama. Tapi kali ini dengan dua mobil.   Satu milik Baron yang digunakan oleh Clara setiap harinya, sekarang Adrian yang mengendarai. Satu lagi mobil baru dibeli yang dibawa oleh istrinya.   Mereka berdua pun memarkirkan…
Readmore

Chapter 19: Bab 19 : Dia Pemilik Showroom Ini!

Oleh: Pipi Kiri
Daniel tertawa dengan terbahak karena mendengar ucapan Adrian barusan.   "Apa kau bilang? Pemilik tempat ini? Hahaha! Lucu sekali! Padahal jelas-jelas kalau kau hanya membual! Gio bilang padaku kalau kau itu hanya seorang pembohong!" ucapnya sambil menunjuk Adrian dengan tatapan remeh.   Adrian…
Readmore

Chapter 20: Bab 20 : Perusahaan Car’s Nata Itu Milikku!

Oleh: Pipi Kiri
Daniel masih belum sepenuhnya sadar dari rasa terkejutnya. Sepertinya Adrian berhasil membuatnya shock tentang fakta yang sebenarnya.   "Adrian, apa yang dikatakan pria ini benar?" tanya Clara dengan raut wajah yang terlihat bingung.   Mereka berada di situasi rumit. Karena antara harus percaya…
Readmore
error: Content is protected !!