Senandika Derana

By: cahaya.flori
105 Readers 4 Chapters 9.9

Senandika

Elegi menggores relung sukma, mencabik kian dalam. Tempaan demi tempaan nestapa, lambat laun mencapai titik derana.
Read Share

Table of Contents

Lates Chapters

Luka

Hati kian meronta, ketika cinta yang bersemi kau patahkan.  Puing-puing rindu menyayat kalbu.  Kau yang kupikir lentera, ternyata redup dalam sekejap.  Serpihan hati hancur berserak, janji manis berbalut kelembutan, berujung penghianatan.  Darinya sebuah kekuatan tercipta. Aku pastikan sayatan luka yang mendera sukma akan…

Patah

Setelah sekian lama dalam kehampaan, kau datang menggetarkan kembali hati yang pernah lama mati.  Hadirmu mungkin hanya sebuah ujian untukku. Lalu, untuk apa aku terus tangisi sedangkan kau tak mungkin mengisi hatimu dengan diriku. Memang diluar sadarmu, aku saja yang terlalu dungu untuk…

Kehilangan

Mencintai dan kehilangan adalah dua hal yang berkaitan erat.  Saat kau menambatkan hatimu pada salah satu makhlukNya bersiaplah terluka.  Entah bagaimana jalan Tuhan memisahkan, hadirnya orang ketiga, campur tangan orang terdekat atau yang paling ekstrim adalah MAUT.  Derana adalah sebuah tingkatkan tertinggi seseorang…

Kesalahan

Terimakasih pada luka yang membuatku tersadar akan sebuah kesalahan rasa.    Cahaya Flori

Comments

Tinggalkan komentar

You May Also Like

andy.lorenza
Aryati Mudjiono
eli.budianto
dwi.fitriani
4 Chapters

Chapter 1: Kesalahan

Oleh: cahaya.flori
Terimakasih pada luka yang membuatku tersadar akan sebuah kesalahan rasa.    Cahaya Flori
Readmore

Chapter 2: Kehilangan

Oleh: cahaya.flori
Mencintai dan kehilangan adalah dua hal yang berkaitan erat.  Saat kau menambatkan hatimu pada salah satu makhlukNya bersiaplah terluka.  Entah bagaimana jalan Tuhan memisahkan, hadirnya orang ketiga, campur tangan orang terdekat atau yang paling ekstrim adalah MAUT.  Derana adalah sebuah tingkatkan tertinggi seseorang…
Readmore

Chapter 3: Patah

Oleh: cahaya.flori
Setelah sekian lama dalam kehampaan, kau datang menggetarkan kembali hati yang pernah lama mati.  Hadirmu mungkin hanya sebuah ujian untukku. Lalu, untuk apa aku terus tangisi sedangkan kau tak mungkin mengisi hatimu dengan diriku. Memang diluar sadarmu, aku saja yang terlalu dungu untuk…
Readmore

Chapter 4: Luka

Oleh: cahaya.flori
Hati kian meronta, ketika cinta yang bersemi kau patahkan.  Puing-puing rindu menyayat kalbu.  Kau yang kupikir lentera, ternyata redup dalam sekejap.  Serpihan hati hancur berserak, janji manis berbalut kelembutan, berujung penghianatan.  Darinya sebuah kekuatan tercipta. Aku pastikan sayatan luka yang mendera sukma akan…
Readmore
error: Content is protected !!