VIP Signed

Jejak Benci di Balik Cinta

By: Sally Diandra
570 Readers 83 Chapters 9.9

Events

Keonaran yang dibuat oleh Felicia, membuat Briana bertemu dengan Kentaro Xander Rexford yang menolongnya dari kejaran preman di area lokalisasi. Singkat cerita mereka bertemu lagi di  di sebuah kelab malam secara kebetulan, Kent lalu mengajak Briana ke apartemennya yang mewah hingga berujung ke one night stand.…
Read Share

Table of Contents

Lates Chapters

BAB 83 – SEBUAH KESEPAKATAN

Langit mulai terang saat Briana menutup pintu apartemen dan menghirup udara pagi yang masih segar. Udara dingin masih tersisa di antara hembusan angin yang lembut, membawa aroma embun dan sisa hujan semalam. Hari itu adalah hari Minggu, dan seperti biasa, pagi itu dia…

BAB 82 – BERITA BAIK BERITA BURUK

Dalam perjalanan pulang setelah pertemuannya dengan Nyonya Gibson, pikiran Briana melayang jauh. Gadis itu teringat pada perselingkuhan Tuan Rexford, ayah Kent dan Roxanne, kakak tirinya. Perasaan Nyonya Rexford saat itu pasti sama seperti yang dirasakan oleh Nyonya Gibson kali ini. Apakah pola seperti…

BAB 81 – SALING MENYERANG

Cahaya matahari pagi masuk melalui tirai yang sedikit terbuka di kamar Kent. Burung-burung berkicau di luar jendela, tetapi suara itu terasa seperti ejekan di telinga Kent ketika ia terbangun dengan kepala berat. Laki-laki itu memijat pelipisnya, mencoba mengingat apa yang terjadi semalam. Ketika…

BAB 80 – KERINDUAN

Pesta ulang tahun Kiara semakin meriah menjelang siang. Matahari musim semi bersinar lembut, memantulkan kilau dari ornamen-ornamen emas dan kristal yang menghiasi taman mansion keluarga Rexford. Anak-anak masih asyik bermain di komedi putar mini, sementara orang dewasa sibuk berbincang di sekitar meja buffet…

BAB 79 – KASAK KUSUK

Siang itu, taman luas di depan mansion keluarga Rexford benar-benar seperti hidup dalam dunia dongeng. Langit biru cerah membentang tanpa awan, sinar matahari menghangatkan udara yang sejuk khas musim semi. Pohon-pohon rindang di sekitar taman dihiasi dengan lampu-lampu kecil berbentuk bintang yang memantulkan…

Comments

Satu pemikiran pada “Jejak Benci di Balik Cinta”

Tinggalkan komentar

You May Also Like

Aryati Mudjiono
eli.budianto
dwi.fitriani
20 Chapters

Chapter 1: BAB 1 – TERJEBAK

Oleh: Sally Diandra
"Non, Nona ... beneran mau ke Bronx?" tanya sopir taksi sambil melirik ke Briana yang duduk di bangku belakang lewat kaca spion tengah, saat gadis itu dalam perjalanan ke kawasan Bronx, Amerika Serikat. "Iyaa bener, Pak! Memangnya kenapa?" tanya Briana heran sambil membalas…
Readmore

Chapter 2: BAB 2 – PRIA MISTERIUS

Oleh: Sally Diandra
Sementara anak buah Tuan Hugo masih terus menyisir kawasan tersebut yang mulai diterangi oleh lampu-lampu yang berwarna-warni di sana sini. "Kalau begini caranya, aku nggak bisa keluar dari tempat ini! Aku harus cari bantuan!" batinnya sambil mengambil ponsel dari dalam tas.  "Tapi aku harus minta…
Readmore

Chapter 3: BAB 3 – DON’T TRUST ANYBODY!

Oleh: Sally Diandra
Duar! Belum sempat gerombolan preman itu menyerang Kent dan sang sopir, tiba-tiba terdengar suara pistol meletus yang ditembakkan oleh sang sopir, sementara Kent bergegas masuk ke dalam mobil dan mengambil tas hitam yang teronggok di tengah-tengah dekat kursi kemudi sang sopir. "Berhenti semua!…
Readmore

Chapter 4: BAB 4 – BLUE OCEAN

Oleh: Sally Diandra
Briana teringat percakapannya dengan teman-teman sekantor tadi pagi dan Felicia sengaja memberikan alamat itu untuknya. “Aku benar-benar terkecoh!” gumamnya kesal sambil membaringkan tubuh di atas tempat tidur setelah masuk ke dalam apartemennya sendiri yang kecil dan sederhana. Dirabanya siku tangan kanan yang dibalut…
Readmore

Chapter 5: BAB 5 – PERTEMUAN KEDUA

Oleh: Sally Diandra
"Gila! Sumpah lhoo ya! Meskipun aku orang New York, tapi aku belum pernah masuk ke klub elite ini!" ujar Dave sambil memutar kedua bola matanya yang berkilat sempurna dan menyeringai lebar, Briana dan yang lain pun ikut tersenyum. Malam itu mereka sedang menikmati suasana…
Readmore

Chapter 6: BAB 6 – ONE NIGHT STAND

Oleh: Sally Diandra
"Aaah ... kamu ini gombal! Laki-laki memang selalu begitu, sukanya menggoda, iya, ‘kan?" ujar Briana sambil terkekeh dan tanpa sengaja memegang paha laki-laki itu.  Sejenak gadis itu kembali tersipu malu ketika mendapati tangannya tetap berada di atas paha sang pria, tak lama kemudian…
Readmore

Chapter 7: BAB 7 – CHEMISTRY

Oleh: Sally Diandra
Sesaat Briana terbengong dan tergagap saat dikejutkan oleh pertanyaan Kent yang menanti jawaban. “Eee--  iy--iyaa, gombal!. Laki-laki kan suka gombalin cewek. Paling-paling setelah aku keluar dari apartemenmu ini, kamu pasti akan lupa sama aku! Apalagi pria tampan seperti kamu, pasti banyak yang naksir," sahutnya polos dengan…
Readmore

Chapter 8: BAB 8 – PERTEMUAN KETIGA

Oleh: Sally Diandra
“Low batt! Dan aku nggak bawa charger so ponselku mati. Jadi aku nggak bisa hubungi kamu. I’m so sorry.” Briana berusaha memberikan alasan yang logis yang bisa diterima oleh Jonathan, agar laki-laki itu tidak bertanya lagi lebih jauh. “Aku ke kamar dulu, ya.”…
Readmore

Chapter 9: BAB 9 – CEO REXFORD ADVERTISING

Oleh: Sally Diandra
”Selamat ya … kalian berduapuluh masih bisa magang di perusahaan kami! Tapi kami ingatkan lagi tidak semua orang dari kalian bisa diterima di sini! Jadi tetap ada tahap eliminasi!” ujar Ruth Grissham, salah satu manajer perusahaan yang menangani para karyawan magang. Sudah satu bulan…
Readmore

Chapter 10: BAB 10 – GELISAH MENDERA

Oleh: Sally Diandra
"Aku akan kerja bareng kalian secara pribadi untuk satu bulan ke depan, kebetulan aku ada waktu di sini dan aku akan melihat bagaimana kapabilatas kalian dalam proyek ini? Kalian siap?" "Siap!" Seluruh karyawan magang berteriak lantang, menjawab tantangan sang CEO. "Buseet! Aku harus…
Readmore

Chapter 11: BAB 11 – HANGOUT

Oleh: Sally Diandra
Hari itu Briana belum mendapatkan giliran untuk bertemu secara langsung dengan Kent, gadis itu merasa lega karena dirinya masih punya banyak waktu untuk mengisi amunisi kalau ketemu dengan sang CEO nanti. Seluruh hasil kerja Briana selalu mendapat pujian dari para manajer, karena ide-idenya…
Readmore

Chapter 12: BAB 12 – FACE TO FACE

Oleh: Sally Diandra
’Deg!' ”Ooh tidak … akhirnya waktunya telah tiba!” batin Briana dalam hati sambil berjalan ke meja, untuk mengambil notes dan pencil. ”Kamu harus siap, Briana! Karena siap nggak siap, kamu memang harus bertemu sama dia!” Briana berusaha memotivasi dirinya sendiri, agar tidak takut di depan Kent…
Readmore

Chapter 13: BAB 13 – SEBUAH RINDU

Oleh: Sally Diandra
Briana dan Felicia mulai mencari ide untuk membuat iklan produk jus tersebut di tempat mereka masing-masing, sementara Kent kembali sibuk dengan berkas-berkas dokumen dan laptop yang ada di depannya. Sesaat sambil menerawang mencari ide, gadis itu sesekali mencuri-curi pandang ke arah Kent. Namun,…
Readmore

Chapter 14: BAB 14 – NYARIS KETAHUAN

Oleh: Sally Diandra
”Okee … terimakasih untuk usaha kalian hari ini, kalian berdua telah menunjukkan kemampuan kalian masing-masing, tapi secara jujur aku lebih suka dengan hasil kerja Briana!” Briana tersenyum senang karena Kent memilih hasil kerjanya, sementara Felicia terlihat cemberut dan tidak suka. ”Bagaimana bisa, Kent?”…
Readmore

Chapter 15: BAB 15 – ANTARA BUMI & LANGIT

Oleh: Sally Diandra
Setelah selesai menikmati makanan di café tersebut, Briana bergegas kembali ke kantor. Saat itu kantor sudah benar-benar sepi, tidak ada satu orang pun di sana. Gadis itu segera ke kamar mandi untuk merapikan riasan wajah dengan sedikit bedak dan lipstick, rasanya itu saja…
Readmore

Chapter 16: BAB 16 – BAGAIKAN PUNGGUK MERINDUKAN BULAN

Oleh: Sally Diandra
Briana terkekeh begitu melihat raut wajah Kent yang lucu, laki-laki itu berusaha meyakinkan dia kalau tidak akan mengajaknya ke apartemen lagi. "Oke, oke ... aku akan menemani kamu jalan-jalan, ayok jalan!" Pria itu pun mengangguk senang sambil menyeringai kecil dan melanjutkan perjalanan mereka.…
Readmore

Chapter 17: BAB 17 – PEREMPUAN PARUH BAYA

Oleh: Sally Diandra
Gadis itu tersentak kaget saat pintu kamarnya diketuk oleh seseorang, dia yakin itu pasti Jonathan. Bergegas Briana membuka pintu dan tersentak kaget kembali saat melihat seorang perempuan paruh baya dengan rambutnya yang bergradasi tiga warna putih, hitam dan abu-abu, tebal dan ikal sebahu…
Readmore

Chapter 18: BAB 18 – MANHATTAN BEACH PARK

Oleh: Sally Diandra
Sore itu, Briana, Hanny, Thomas, Jonathan dan Dave akhirnya sampai juga di Manhattan Beach Park yang merupakan salah satu tempat wisata terbaik di Kota New York yang terkenal dengan pesona alamnya yang cukup indah. Airnya yang tenang dan tidak terlalu dalam, sehingga anak-anak bisa…
Readmore

Chapter 19: BAB 19 – KIARA CLARABELLA REXFORD

Oleh: Sally Diandra
”Papa, dua bulan lagi Kiara ulang tahun lho!” sela Kiara dengan suara manjanya sambil menoleh ke sang ayah, mencari perhatian laki-laki itu yang sejak tadi hanya terdiam di meja makan. Kent dan Mrs. Rexford pun tersenyum. “Memangnya ada apa dengan ulang tahunmu kali…
Readmore

Chapter 20: BAB 20 – PECAT ATAU TIDAK?

Oleh: Sally Diandra
Setibanya di sana, Sharon, sekretaris Kent sudah menanti sambil memegang handle pintu ruang kerja sang CEO. ”Selamat pagi, Briana! Tuan Rexford sudah menunggumu di dalam! Silakan …,” sapa Sharon ramah sambil membuka pintu ruang kerja tersebut. Briana hanya mengangguk sambil tersenyum dan bergegas…
Readmore
error: Content is protected !!