Table of Contents
Lates Chapters
Perangkap Bidadari
Kericuhan di kantin membuat semua orang melihat pemandangan yang kurang baik. Ara yang dianggap anak baru di sekolah itu di bully dan diperlakukan tidak baik oleh teman seangkatannya. Hal itu membuat kepala sekolah yang mengetahui identitas gadis remaja yang baru masuk itu…
Permainan Dimulai
Kepala sekolah membawa Ara ke kelasnya yang lama, banyak yang kagum akan kecantikan gadis itu. Mereka sama-sama ingin dekat dengan anak baru yang kini bersekolah di tempat mereka menuntut ilmu. Suasana di kelas yang awalnya tenang menjadi riuh ramai karena kedatangan murid…
Kenalan, Dong!
Selesai membantu papa Ronald di perusahaan, esok harinya Ara mulai kembali ke sekolah lamanya, dengan tampilan baru tentunya. Wajahnya yang makin segar dan juga cantik membuat semua orang akan mengira bahwa dia anak baru yang pindah dari sekolah lama. Gadis itu diantar…
Cantik!
Ara kini berada di perusahaan Sang papa, dia berkeliling untuk melihat situasi dan juga hal-hal yang bisa dia buat untuk melaporkan kejanggalan yang ada nantinya. Dia berjalan seorang diri melihat sekeliling. Sudah lama dirinya tidak menginjak perusahaan papanya semenjak dia mulai remaja, waktu…
Perusahaan Papa
"Jangan biarkan dirimu terluka lagi ya sayang," pinta mama Elsa pada Putrinya. "Baik Mah." Senyum manis terlihat di wajah cantik Ara. Selesai berunding mereka masuk ke kamar masing-masing. Sedangkan remaja yang baru saja meminta untuk kembali sekolah terlihat tidak baik-baik saja. …
Comments
4 pemikiran pada “Goose Girl Revenge”
Tinggalkan komentar
You May Also Like
10 Chapters
Chapter 1: Yang Rerak
Davi membawa langkah Ara menuju ruangan kosong, ditahannya tubuh gadis itu pada tembok. Degup jantung sang gadis berdetak kencang. Impiannya mendapatkan laki-laki yang sudah lama di sukanya dari awal masuk sekolah mulai terlihat. Davi mendekatkan wajahnya pada gadis di depannya kini. …
ReadmoreChapter 2: Rencana Pindah
Di Rumah Sakit, Ara masih berbaring di atas ranjang pesakitan. Entah sudah berapa hari dirinya belum juga membuka matanya. Kedua orang tua gadis itu juga sangat terpukul, anak yang selalu menjadi kebanggaan mereka masih belum ada perubahan yang berarti. "Pah, apa tidak…
ReadmoreChapter 3: Rencana Papa
Sementara di Negeri Sakura. Ara sudah bersiap untuk melihat pemandangan alamnya yang indah, dia juga sedikit belajar bahasa asing kala itu. Ketika dirinya sampai di bandara dirinya sudah bertekad untuk memulai semuanya dari awal. "Bagaimana Nak pemandangannya?" tanya sang mama pada Putri…
ReadmoreChapter 4: Keinginan Ara
Sesampainya mereka di Bandara, keluarga konglomerat ternama tersebut langsung diserbu oleh beberapa orang yang ada. Media masa memburu berita yang menarik dan juga menunggu ranting tinggi nantinya. Papa Ronald dan mama Elsa bergandengan tangan dengan mesrah, di belakang mereka ada Ara yang menyembunyikan…
ReadmoreChapter 5: Masih Takut
"Pah bolehkah besok Ara ikut dengan Papa ke kantor? Mau lihat mereka yang main-main sama perusahaan Papa," ucap gadis itu dengan lembut. "Boleh sayang," sahut papa Ronald pada sang putri. Ada senyum tipis namun menyeramkan tercetak jelas di wajah cantik gadis…
ReadmoreChapter 6: Perusahaan Papa
"Jangan biarkan dirimu terluka lagi ya sayang," pinta mama Elsa pada Putrinya. "Baik Mah." Senyum manis terlihat di wajah cantik Ara. Selesai berunding mereka masuk ke kamar masing-masing. Sedangkan remaja yang baru saja meminta untuk kembali sekolah terlihat tidak baik-baik saja. …
ReadmoreChapter 7: Cantik!
Ara kini berada di perusahaan Sang papa, dia berkeliling untuk melihat situasi dan juga hal-hal yang bisa dia buat untuk melaporkan kejanggalan yang ada nantinya. Dia berjalan seorang diri melihat sekeliling. Sudah lama dirinya tidak menginjak perusahaan papanya semenjak dia mulai remaja, waktu…
ReadmoreChapter 8: Kenalan, Dong!
Selesai membantu papa Ronald di perusahaan, esok harinya Ara mulai kembali ke sekolah lamanya, dengan tampilan baru tentunya. Wajahnya yang makin segar dan juga cantik membuat semua orang akan mengira bahwa dia anak baru yang pindah dari sekolah lama. Gadis itu diantar…
ReadmoreChapter 9: Permainan Dimulai
Kepala sekolah membawa Ara ke kelasnya yang lama, banyak yang kagum akan kecantikan gadis itu. Mereka sama-sama ingin dekat dengan anak baru yang kini bersekolah di tempat mereka menuntut ilmu. Suasana di kelas yang awalnya tenang menjadi riuh ramai karena kedatangan murid…
ReadmoreChapter 10: Perangkap Bidadari
Kericuhan di kantin membuat semua orang melihat pemandangan yang kurang baik. Ara yang dianggap anak baru di sekolah itu di bully dan diperlakukan tidak baik oleh teman seangkatannya. Hal itu membuat kepala sekolah yang mengetahui identitas gadis remaja yang baru masuk itu…
Readmore






Belum tau aja mereka kalo Ara anak siapa, diusir dari sekolah baru tau.
Muehehe… Belum tahu ratu sebenarnya ya kak
Semangat Ara, usir yang bully kamu dari sekolah.
Minta di apain ya kak enaknya