Table of Contents
Lates Chapters
Sayang.
Mobil gus alfa melaju dijalanan sepi yang mulai terang karna lampu jalan sudah menyala. Sejak pukul empat sampai ba'da magrib gus alfa masih belum menemukan titik dimana istri kecilnya itu berada . Bug Gus alfa memukul keras kemudi mobilnya untuk melampiaskan…
Tidak diakui
Gus Alfa berjalan pelan dilorong rumah sakit, kali ini ia membawa serta Senja keklinik, sebab mereka akan mulai tinggal di ndalem hari ini. Gus Alfa malas bolak balik ke apartemen menjemput Senja jadi lebih baik ia membawa Senja keklinik saja. Senja dengan setia…
Membuka hati?
Selepas sholat subuh dan murojaah dikamarnya. Senja yang masih mengenakan mukenah merebahkan dirinya sebentar diatas sajadah. Ingatannya kembali saat kejadian nahas yang menimpa ayahnya. Flasback on. Saat itu hujanderas disertai petir, senja dan ayahnya meneduh dipinggir jalan . Hari ini mereka…
Upin dan ipin
"Gus tau gak? Kenapa upin ipin itu ga miskin? " Gus alfa yang ditanyai hanya menatap bingung kearah Senja yang tiba tiba bertanya soal upin ipin. "Haaaa gak tau kan? " "---" "Kalau kata teman Senja itu gara gara bapak emaknya…
Perjanjian
Terlihat seorang gadis memasuki apartement dikawasan elit , dengan sangat tergesa gesa sambil mengangkat ujung gamis motif batik yang ia kenakan . "Tunggu, Gusss! Ya Allah Gusti! " pekik si Gadis. Ia masih terengah-engah memegangi dadanya, karna lumayan jauh mengejar…
Comments
You May Also Like
5 Chapters
Chapter 1: Perjanjian
Terlihat seorang gadis memasuki apartement dikawasan elit , dengan sangat tergesa gesa sambil mengangkat ujung gamis motif batik yang ia kenakan . "Tunggu, Gusss! Ya Allah Gusti! " pekik si Gadis. Ia masih terengah-engah memegangi dadanya, karna lumayan jauh mengejar…
ReadmoreChapter 2: Upin dan ipin
"Gus tau gak? Kenapa upin ipin itu ga miskin? " Gus alfa yang ditanyai hanya menatap bingung kearah Senja yang tiba tiba bertanya soal upin ipin. "Haaaa gak tau kan? " "---" "Kalau kata teman Senja itu gara gara bapak emaknya…
ReadmoreChapter 3: Membuka hati?
Selepas sholat subuh dan murojaah dikamarnya. Senja yang masih mengenakan mukenah merebahkan dirinya sebentar diatas sajadah. Ingatannya kembali saat kejadian nahas yang menimpa ayahnya. Flasback on. Saat itu hujanderas disertai petir, senja dan ayahnya meneduh dipinggir jalan . Hari ini mereka…
ReadmoreChapter 4: Tidak diakui
Gus Alfa berjalan pelan dilorong rumah sakit, kali ini ia membawa serta Senja keklinik, sebab mereka akan mulai tinggal di ndalem hari ini. Gus Alfa malas bolak balik ke apartemen menjemput Senja jadi lebih baik ia membawa Senja keklinik saja. Senja dengan setia…
ReadmoreChapter 5: Sayang.
Mobil gus alfa melaju dijalanan sepi yang mulai terang karna lampu jalan sudah menyala. Sejak pukul empat sampai ba'da magrib gus alfa masih belum menemukan titik dimana istri kecilnya itu berada . Bug Gus alfa memukul keras kemudi mobilnya untuk melampiaskan…
Readmore





