Table of Contents
Lates Chapters
Mey yan
Bagi Mey Yan, sebuah kehadiran yang menyelamatkannya dari kesendirian. Suatu sore, Jinhai membawakan Mey Yan sebuah buku dengan sampul yang tampak tua. “Ini mungkin bisa membantumu,” katanya sambil menyerahkan buku itu padanya. Mey Yan membuka buku itu dan melihat bahwa…
Bab 5
BAB 5 Setelah selesai, Mey Yan melipat surat itu dengan hati-hati dan menyimpannya dalam saku. Ia merasa sedikit lebih lega setelah menulis semua itu. Esok harinya, ia berniat mengantarkan surat tersebut ke taman dan berharap bisa menemui Jinhai lagi. Ketika…
Bab 4
BAB 4 "Baiklah," kata Lian akhirnya, suaranya tetap tegas. "Tapi jika ada yang mencurigakan, aku akan langsung menarikmu pergi." Pria itu mengangguk, dan wajahnya terlihat lebih tenang. "Terima kasih. Aku hanya ingin menjelaskan situasi yang terjadi." Mey Yan menarik…
Bab 3
Bab 3 Mey Yan mengangguk, berusaha menyembunyikan kecemasannya. “Ya, aku mendengar banyak tentang dia. Sepertinya dia memiliki banyak penggemar.” Adik perempuan Duke Zhao tersenyum, tidak menyadari ketegangan dalam suara Mey Yan. “Dia memang sosok yang menarik, tidak diragukan lagi. Tapi jangan…
Bab 2
Bab 2 Saat itu, ia hanya ingat keributan yang terjadi di istana. Banyak hal yang tidak masuk akal—bisikan-bisikan rahasia yang menyebar di balik pintu tertutup, tatapan curiga yang dilemparkan kepadanya, dan rasa dingin yang tiba-tiba menyelimuti ruangan tempat ia berdiri. Lalu,…
Comments
You May Also Like
6 Chapters
Chapter 1: Bab 1
Bab 1 “Hukum saja!” “Bakar putri pengkhianat!” “Habisi putri pengkhianat!” Suara kejam itu saling bersahutan, menghakimi sosok gadis yang telah siap menerima hukuman di atas altar. Matanya menatap ayah dan kakaknya yang hanya memandangnya dengan datar. Pandangannya kemudian beralih pada sosok…
ReadmoreChapter 2: Bab 2
Bab 2 Saat itu, ia hanya ingat keributan yang terjadi di istana. Banyak hal yang tidak masuk akal—bisikan-bisikan rahasia yang menyebar di balik pintu tertutup, tatapan curiga yang dilemparkan kepadanya, dan rasa dingin yang tiba-tiba menyelimuti ruangan tempat ia berdiri. Lalu,…
ReadmoreChapter 3: Bab 3
Bab 3 Mey Yan mengangguk, berusaha menyembunyikan kecemasannya. “Ya, aku mendengar banyak tentang dia. Sepertinya dia memiliki banyak penggemar.” Adik perempuan Duke Zhao tersenyum, tidak menyadari ketegangan dalam suara Mey Yan. “Dia memang sosok yang menarik, tidak diragukan lagi. Tapi jangan…
ReadmoreChapter 4: Bab 4
BAB 4 "Baiklah," kata Lian akhirnya, suaranya tetap tegas. "Tapi jika ada yang mencurigakan, aku akan langsung menarikmu pergi." Pria itu mengangguk, dan wajahnya terlihat lebih tenang. "Terima kasih. Aku hanya ingin menjelaskan situasi yang terjadi." Mey Yan menarik…
ReadmoreChapter 5: Bab 5
BAB 5 Setelah selesai, Mey Yan melipat surat itu dengan hati-hati dan menyimpannya dalam saku. Ia merasa sedikit lebih lega setelah menulis semua itu. Esok harinya, ia berniat mengantarkan surat tersebut ke taman dan berharap bisa menemui Jinhai lagi. Ketika…
ReadmoreChapter 6: Mey yan
Bagi Mey Yan, sebuah kehadiran yang menyelamatkannya dari kesendirian. Suatu sore, Jinhai membawakan Mey Yan sebuah buku dengan sampul yang tampak tua. “Ini mungkin bisa membantumu,” katanya sambil menyerahkan buku itu padanya. Mey Yan membuka buku itu dan melihat bahwa…
Readmore





