Table of Contents
Lates Chapters
Bab 8 – Ulang Tahun Sang Ratu
"Iya. Dia putri bungsu Jendral Leonard. Mitch kurasa jatuh cinta padanya. Tapi tidak mungkin dia bisa mendekati Victoria. Sekalipun Victoria sangat baik, tetapi keluarganya pasti tidak akan suka," lanjut Michelle. "It is enough, Michelle," bantah Mitchell. "Aku juga sadar diri. Aku hanya ingin…
Bab 7 – Victoria?
"Sean, boleh aku bertemu ibumu?" Vicky berdiri. Dia berjalan keluar rumah makan itu. Sean mengejarnya. Vicky sengaja, dia menghindari menjawab pertanyaan Sean. "Tentu. Kami tinggal di penginapan di seberang jalan itu." Sean menunjuknya. "Ayo kita ke sana," ajak Vicky. "Certainly." Sean berjalan ke…
Bab 6 – Something Different
Vicky kaget luar biasa dengan tingkah Osvaldo! Seketika dia dorong Osvaldo dan secepat kilat tangannya menampar pipi Osvaldo keras. "Keparat! Apa yang kamu lakukan?!" sentak Vicky. Dia usap bibirnya berkali-kali. "Vicky?!" Osvaldo juga sangat kaget dengan reaksi Vicky. "Aku tak menyangka kamu jahat,…
Bab 5 – Hari yang Tak Terduga
Vicky masuk ke toko buku di ujung jalan. Toko kecil itu terletak tidak jauh dari rumahnya. Dia ingin membeli buku yang pernah dia lihat di sana. Buku tentang bagaimana menjadi seorang lelaki sejati. Dia mencari-cari di rak buku, tapi tidak ada. Dia masih…
Bab 4 – Gadis yang Unik
Jam sepuluh pagi. Semua penari pilihan dikumpulkan di ruang pertemuan istana. Mitchell dan Michelle tiba kemarin di kota raja. Mereka sungguh takjub dengan keindahan kota raja. Guru mereka, Ms. Ross, Sean, dan ibu mengantar keduanya. Mereka akan tinggal sebulan di kota raja hingga…
Comments
You May Also Like
8 Chapters
Chapter 1: Bab 1 – Joki Kecil
Many times, we can't read What story will be written in our lives But ... if something then happens ... It can be good, either bad! Just believe ... All that happen 'Coz God has a great plan for us! Not…
ReadmoreChapter 2: Bab 2 – Lovely Sun
Sean membawa ibu ke dokter pagi itu. Dokter Lyle mengatakan ibu ada masalah dengan jantung. Ibu harus banyak istirahat dan tidak boleh terlalu lelah. Sean bersyukur akhirnya bisa membawa ibu ke dokter. Begitu keluar dari tempat dokter, seseorang berlari kecil mendekat ke arahnya.…
ReadmoreChapter 3: Bab 3 – Aku Menari?
Di sebuah rumah besar, megah, dan indah. Tidak jauh dari istana raja Goldy Star, tampak seorang gadis cantik berlatih menari. Seorang gadis lain yang terlihat beberapa tahun lebih tua, sedang menunjukkan gerakan gemulai melatihnya. Tidak kalah cantik, wajahnya lembut dengan tatapan mata yang…
ReadmoreChapter 4: Bab 4 – Gadis yang Unik
Jam sepuluh pagi. Semua penari pilihan dikumpulkan di ruang pertemuan istana. Mitchell dan Michelle tiba kemarin di kota raja. Mereka sungguh takjub dengan keindahan kota raja. Guru mereka, Ms. Ross, Sean, dan ibu mengantar keduanya. Mereka akan tinggal sebulan di kota raja hingga…
ReadmoreChapter 5: Bab 5 – Hari yang Tak Terduga
Vicky masuk ke toko buku di ujung jalan. Toko kecil itu terletak tidak jauh dari rumahnya. Dia ingin membeli buku yang pernah dia lihat di sana. Buku tentang bagaimana menjadi seorang lelaki sejati. Dia mencari-cari di rak buku, tapi tidak ada. Dia masih…
ReadmoreChapter 6: Bab 6 – Something Different
Vicky kaget luar biasa dengan tingkah Osvaldo! Seketika dia dorong Osvaldo dan secepat kilat tangannya menampar pipi Osvaldo keras. "Keparat! Apa yang kamu lakukan?!" sentak Vicky. Dia usap bibirnya berkali-kali. "Vicky?!" Osvaldo juga sangat kaget dengan reaksi Vicky. "Aku tak menyangka kamu jahat,…
ReadmoreChapter 7: Bab 7 – Victoria?
"Sean, boleh aku bertemu ibumu?" Vicky berdiri. Dia berjalan keluar rumah makan itu. Sean mengejarnya. Vicky sengaja, dia menghindari menjawab pertanyaan Sean. "Tentu. Kami tinggal di penginapan di seberang jalan itu." Sean menunjuknya. "Ayo kita ke sana," ajak Vicky. "Certainly." Sean berjalan ke…
ReadmoreChapter 8: Bab 8 – Ulang Tahun Sang Ratu
"Iya. Dia putri bungsu Jendral Leonard. Mitch kurasa jatuh cinta padanya. Tapi tidak mungkin dia bisa mendekati Victoria. Sekalipun Victoria sangat baik, tetapi keluarganya pasti tidak akan suka," lanjut Michelle. "It is enough, Michelle," bantah Mitchell. "Aku juga sadar diri. Aku hanya ingin…
Readmore





