Table of Contents
- Chapter 1: BAB 01 : KUPU-KUPU MALAM
- Chapter 2: BAB 2 : KEPUTUSAN YANG SULIT
- Chapter 3: BAB 3 : KEBANGKITAN KENANGAN
- Chapter 4: BAB 4 : KETEGANGAN YANG MEMUNCAK
- Chapter 5: BAB 5 : KONTRAK YANG TAK TERDUGA
- Chapter 6: BAB 6 : AWAL YANG BARU
- Chapter 7: BAB 7 : KETERIKATAN YANG TAK TERDUGA
- Chapter 8: BAB 8 : CINTA DAN HARAPAN
- Chapter 9: BAB 9 : JANJI DAN KEBAHAGIAAN
- Chapter 10: BAB 10 KEKACAUAN DAN KETEGANGAN
Lates Chapters
BAB 30 : AKHIR DARI SEGALANYA (TAMAT)
'Mereka benar-benar mengubahku menjadi monster. Tapi mereka pantas mendapatkannya! Sekarang semuanya benar-benar sudah selesai. Aku tidak merasa bersalah. Ini bukan salahku!' - dalam hati Edward. "Sayang..." Elizabeth langsung memeluk Edward dengan erat. "Biarkan saja Ethan. Masih ada aku di sini.…
BAB 29 : SKANDAL DAN BALAS DENDAM
Sejak saat itu, aku sering melihat tukang sapu jalanan. Ternyata, dia adalah ayah Elizabeth. Setelah mencari informasi lebih lanjut, aku mengetahui bahwa dia memiliki seorang anak yang sangat cantik. Itu adalah Elizabeth. Sejak pertama kali melihatnya, hatiku sudah jatuh cinta. Aku ingin memilikinya,…
BAB 28 : PERMAINAN PSIKOLOGIS
"Mm... mau kamu angkat?" tanya Elizabeth ragu. 'Dia kayaknya nggak bakal angkat deh. Soalnya Ethan kan... udah keterlaluan banget,' pikir Elizabeth dalam hati. "Sini," ucap Edward sambil mengambil ponselnya. "Eh?" "Aku bakal angkat." "Lho?!" "Kenapa?" "Ah,…
BAB 27 : KETEGANGAN YANG MENGHIMPIT
"Bodoh sekali! Wanita kampungan sepertimu ini memang akan selamanya jadi wanita kampungan! Kau benar-benar gak tau tempat ya! Kau itu tidak pantas memelukku. Kau itu pantasnya menjilat sepatuku! Serendah itu kau! Benar-benar tidak ada harganya!" Ucap Ethan. (DEG) "Edward?! Bisa-bisanya kau bicara…
BAB 26 : MENIKAH DIAM-DIAM
Edward langsung mendatangi Elizabeth. "Lizzie." "Hm? Kamu gak pulang? Kasihan lho nenek." "Nenek menyuruhku untuk menjagamu." "Ya ampun, padahal..." "Sstt. Jangan bahas itu sekarang." Edward menutup mulut Elizabeth. "Sekarang aku ingin mengatakan hal penting padamu," ucap Edward…
Comments
You May Also Like
20 Chapters
Chapter 1: BAB 01 : KUPU-KUPU MALAM
BADUM! BADUM! BADUM! Suara berdenyut dari sebuah klub malam memenuhi telingaku. Namaku Elizabeth, dan aku baru berusia 22 tahun. Tak pernah terbayang sebelumnya bahwa aku akan berada di sini, mengambil langkah yang sedemikian berani. Aku akan menjadi… “kupu-kupu malam”. “Haah… ini semua demi…
ReadmoreChapter 2: BAB 2 : KEPUTUSAN YANG SULIT
Pria itu mengajak Elizabeth pergi ke sebuah hotel. “Ke… kenapa kita malah ke sini?!” ucap Elizabeth kaget. “Katanya mau cari uang, kan?” “Ja… jadi kamu mau nyewa aku?! Ku… kupikir…” “Apa?” “Aku pikir kamu…” Pria itu menyela,…
ReadmoreChapter 3: BAB 3 : KEBANGKITAN KENANGAN
Keesokan harinya, suara teriakan memecah keheningan pagi. "HAAH!" Pria itu terbangun dari tidurnya dengan kepala yang berdenyut nyeri. "Ah sial. Apa-apaan ini? Kepalaku sakit sekali. Ukh. Ck." Pandangannya mulai jelas, dan ia terkejut. "Tunggu dulu. Kenapa aku bisa ada di…
ReadmoreChapter 4: BAB 4 : KETEGANGAN YANG MEMUNCAK
TOK TOK TOK “Tolong jawab aku. Aku benar-benar khawatir sekarang. Apa kamu baik-baik aja? Tolong jawab aku,” ucap Elizabeth penuh cemas. Edward segera mematikan shower-nya. “Tolong jangan ganggu aku.” “Ah.. i.. iya. Tapi…” “Aku baik-baik aja. Aku cuma… lelah.”…
ReadmoreChapter 5: BAB 5 : KONTRAK YANG TAK TERDUGA
"Hiks hiks." Elizabeth masih menangis. "Haah…" Edward pergi meninggalkan Elizabeth dan langsung duduk di kasur. "Hiks hiks." 'Sekarang gimana? Semuanya berantakan. Apa dia nggak akan ngasih aku uang? Kalau gitu aku harus gimana sekarang? Aku udah ngasih semuanya…
ReadmoreChapter 6: BAB 6 : AWAL YANG BARU
"Sebenarnya aku nggak menyukai Rose. Dia itu wanita manja dan selalu menye-menye di depanku. Aku benci wanita seperti itu! Jadi sekarang, menikahlah denganku agar semua masalah ini selesai." "Hm. Baiklah. Tapi kau akan membantu pengobatan ayahku, kan?" "Ya. Aku akan membantu…
ReadmoreChapter 7: BAB 7 : KETERIKATAN YANG TAK TERDUGA
"Kayaknya kamu tulus deh ngomong gitu. Entah kenapa aku ngerasa kamu tulus sama aku," ucap Edward sembari tersenyum. Elizabeth tersenyum. "Aku selalu tulus sama orang lain. Walaupun orang lain belum tentu berlaku sama kayak aku." "Hm. Yaudah, sini duduk." Edward…
ReadmoreChapter 8: BAB 8 : CINTA DAN HARAPAN
"Kenapa?" Tanya Elizabeth. Edward masih enggan menatap Elizabeth. "Hahaha, lucunya. Ya ampun, wajah apa ini? Wajahmu semerah tomat, Edward! Kau lucu sekali." Elizabeth langsung mencubit pipi Edward. "Ah.." "Kamu lucu, Edward!" Elizabeth tersenyum. ... - Edward…
ReadmoreChapter 9: BAB 9 : JANJI DAN KEBAHAGIAAN
"Oo.. Edy. Kau memang benar-benar permataku. Aku sangat beruntung karena memilikimu." Vio langsung memeluk Edward dengan erat. "Hm.." Edward membalas pelukan neneknya. 'Keputusanku sudah benar. Tidak salah aku menyetujui pernikahan kontrak ini,' - dalam hati Elizabeth. "Hm.." …
ReadmoreChapter 10: BAB 10 KEKACAUAN DAN KETEGANGAN
"Lho? Kenapa malah kaget begitu?! Kalian ini kan sudah sah menjadi suami istri lho! Tadi saja aku bingung melihat kalian yang hanya berpelukan. Harusnya kalian itu berciuman! Apalagi sudah sah begini!" Ucap Vio. "Ah itu sangat memalukan, nek," ucap Edward. "Oh…
ReadmoreChapter 11: BAB 11 : HUJAN DAN HARAPAN
"Nenek benar-benar minta maaf karena gak bisa membantu kalian. Tapi dalam situasi seperti ini, kita harus tetap tenang. Pasti ada jalannya. Besok nenek akan mendatangi Rose dan akan menghajarnya! Sekarang sifat aslinya sudah muncul. Nenek tidak akan tinggal diam! Dia benar-benar sudah menghancurkan…
ReadmoreChapter 12: BAB 12 : KETEGANGAN DAN KEBERANIAN
Elizabeth menatapnya dengan empati. "Aku tidak bisa membayangkan betapa sulitnya itu." "Aku merasa kehilangan arah. Tapi aku belajar untuk terus maju." "Kau memang sangat hebat, Edward. Sejak pertama kali aku melihatmu, aku merasa kau berbeda. Kau itu benar-benar luar biasa. Aku…
ReadmoreChapter 13: BAB 13 : KEKACAUAN DAN KEPUTUSAN
Beberapa menit kemudian... Edward sudah siap dan bergegas pergi. "Aku pergi ke kantor dulu ya," ucap Edward. "Ah, sayang," panggil Elizabeth. Edward terkejut dan langsung berbalik. "Sayang?" "Ya." "Hei, kenapa, Edy? Kalian kan sudah resmi menikah, jadi…
ReadmoreChapter 14: BAB 14 : PERTARUNGAN KATA DAN KEBENARAN
Rose memutuskan untuk datang ke rumah Edward, berharap menemukannya di sana. Dia mengambil kunci mobil dan berangkat, hatinya berdebar-debar. Saat tiba di rumah Edward, Rose melihat Elizabeth keluar dari dalam rumah. "Sialan! Kenapa malah dia yang keluar?! Aku akan memberinya pelajaran!"…
ReadmoreChapter 15: BAB 15 : KETEGANGAN DAN KEPUTUSAN
Ruangan rapat yang tenang kini berubah menjadi ajang perdebatan. Edward memimpin pertemuan dengan wajah serius. Tim keuangan duduk di sekeliling meja. "Kita harus mengembalikan kepercayaan investor," kata Edward dengan suara tegas. "Apa strateginya?" Mr. Johnson menawarkan, "Kita bisa mengumumkan perluasan bisnis…
ReadmoreChapter 16: BAB 16 : KETEGANGAN YANG MENEGANGKAN
"Haah... aku harap aku gak bertemu dengannya lagi," ucap Vio. "Aamiin." "Hm. Nenek senang deh mendengar pernyataan cintamu tadi. Semoga dia langsung sadar ya setelah mendengar itu." Vio mengelus kepala Elizabeth. "E... iya nek." "Kalau gitu nenek masuk…
ReadmoreChapter 17: BAB 17 : BEBAN YANG TERSEMBUNYI
"Ya. Saat itu dia punya beban yang sangat berat. Dia harus jadi CEO muda di usianya yang masih 18 tahun. Dia menggantikan posisi ayahnya yang sudah meninggal. Sebenarnya saat itu nenek ingin sekali mengambil posisi itu. Tapi Edy melarang nenek," ucap Vio sedih.…
ReadmoreChapter 18: BAB 18 : JEJAK MASA LALU
'Itu kan tanda lahir yang kulihat pada Edward! Tunggu dulu!' - dalam hati Elizabeth. Elizabeth mulai berusaha mengingatnya. FLASHBACK (ON) "Minumlah. Setelah kau minum bir ini, kau akan bisa melayaniku dengan baik." Pria itu memberikan segelas bir pada Elizabeth.…
ReadmoreChapter 19: BAB 19 : PERTARUNGAN KELUARGA
FLASHBACK (ON) "Setelah sekian lama akhirnya aku kembali lagi ke rumah biadab ini! Ck!" Ethan kesal. "Haah..." Ethan langsung masuk ke dalam rumah. (Melihat Vio) "Hai nenek. Apa kabar? Kau masih mengingatku?!" tanya Ethan sembari menyeringai. (DEG)…
ReadmoreChapter 20: BAB 20 : KEPUTUSAN YANG MENUNGGU
Edward, Elizabeth, dan Vio berada di taksi. "Sebagai alternatif, kita tinggal di rumahku saja ya," ucap Elizabeth. "Eh?" Edward terkejut. "Itu lebih baik daripada kita menyewa rumah. Lebih baik sekarang simpan saja uang itu untuk masa depan kita." Elizabeth…
Readmore





